Soal Banjir Rob yang Melanda Kota Semarang dan Beberapa Wilayah Pantura, Begini Pesan BMKG

- Selasa, 24 Mei 2022 | 15:53 WIB
Banjir rob yang melanda Kota Semarang pada 23 Mei 2022. (dok. suara merdeka/Polda Jateng)
Banjir rob yang melanda Kota Semarang pada 23 Mei 2022. (dok. suara merdeka/Polda Jateng)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Masyarakat Indonesia belakangan ini heboh dengan video banjir yang melanda Kota Semarang akibat tanggul jebol di Pelabuhan Tanjung Mas.

Tak hanya Kota Semarang, banjir rob rupanya juga melanda beberapa wilayah pantura seperti Kendal dan Pekalongan.

Banjir rob adalah fenomena alam yang memang kerap menerjang wilayah pantura. Fenomena banjir rob yang terjadi sejak Senin, 23 Mei 2022.

Baca Juga: Link Nonton KKN di Desa Penari Gratis dan Legal Bukan LK21, Lengkap dengan Kilas Balik Film

Dalam artikel ini, suaramerdeka.com akan membeberkan pesan BMKG terkait banjir rob yang menerjang beberapa wilayah di Pantura, termasuk Kota Semarang.

Banjir rob kali ini mengakibatkan banyak pemukiman, lahan pertanian, tambak perikanan, kantor, dan aktivitas bongkar muat pelabuhan mengalami hambatan.

Tak hanya itu, banjir rob yang ramai di sosial media (sosmed) menampilkan ketinggian rob yang mencapai lebih kurang satu meter di Semarang dan beberapa tempat di Pesisir Pantura Jawa.

Baca Juga: Tak Hanya Kota Semarang, Banjir Rob Juga Terjang Tiga Kecamatan di Kendal

Dikutip suaramereka.com dari Instagram @maritimsemarang pada 24 Mei 2022, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas memberikan peringatan akan terjadinya banjir rob di daerah pesisir Pantura Jawa.

Adapun penyebab terjadinya banjir rob di Pantura Jawa adalah akibat adanya aktivitas pasang air laut dapat mempengaruhi dinamika pesisir di Wilayah Pantura Jawa Tengah berupa banjir pesisir atau rob.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jalan Sehat Bareng Polisi Buka Layanan Vaksinasi

Jumat, 24 Juni 2022 | 19:16 WIB
X