Rob di Pelabuhan Tanjung Emas: 32 Pompa Air Disiapkan, Operasional TPK Dihentikan

- Selasa, 24 Mei 2022 | 06:45 WIB
Pelindo menyiapkan 32 unit pompa untuk mengatasai rob, yang melanda kawasan Pelabuhan Tanjung Emas. (suaramerdeka.com / Nugroho DS)
Pelindo menyiapkan 32 unit pompa untuk mengatasai rob, yang melanda kawasan Pelabuhan Tanjung Emas. (suaramerdeka.com / Nugroho DS)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Pelindo Regional 3 Semarang menyiapkan 32 unit pompa air untuk menyedot rob yang membanjiri di sekitar area pelabuhan Tanjung Mas, Senin, 23 Mei 2022.

Secara teknis penanganan banjir rob di Pelabuhan Tanjung Emas dilakukan dengan sistem mengalihkan air rob yang masuk ke kolam retensi menggunakan pompa air hingga jangka waktu tertentu sehingga volume air yang tergenang akan berkurang.

General Manager Pelabuhan Tanjung Emas, Hardianto mengatakan mesin pompa air itu berkapasitas hingga 800 lt/detik yang tersebar di sejumlah titik-titik rawan banjir rob.

Baca Juga: Bukan Uang, Kylian Mbappe Memilih Bertahan di PSG karena Hal Ini

Di antaranya, mulai dari mulai dari titik terluar seperti Jalan, terminal penumpang, dermaga Samudera.

“Fokus kami saat ini adalah memastikan air rob tidak masuk di dalam area pelabuhan dan mengurangi volume air yang sudah terlanjur masuk semaksimal mungkin agar operasional tetap berjalan normal,” ujar Hardianto.

Untuk operasional pelabuhan, Hardianto menjelaskan memang saat ini sejumlah lokasi pelabuhan seperti area CY peti kemas, dermaga penumpang dan akses masuk tergenang luapan banjir rob.

Namun pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai pihak mulai BMKG dan pengguna jasa terkait prediksi terjadinya fenomena alam ini sehingga berbagai pihak sudah bisa melakukan langkah-langkah mitigasi masing-masing.

Baca Juga: Situasi Manchester United Tidak Begitu Bagus, Erik ten Hag: Ini Tantangan Besar

General Manager Terminal Peti Kemas (TPK) Semarang, I Nyoman Sudhiarta mengatakan pihaknya terpaksa menghentikan sementara operasional TPK Semarang mengingat jalan akses ke dalam terminal tergenang oleh banjir.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X