798 Hektare Kawasan Demak Terdampak Abrasi, Bupati Tanam 12.500 Mangrove

- Senin, 23 Mei 2022 | 06:45 WIB
Bupati Demak Hj Eisti'anah bersama sejumlah pimpinan OPD dan masyarakat menanam mangrove di Desa Timbulsloko, Kecamatan Sayung. (suaramerdeka.com / Hasan Hamid)
Bupati Demak Hj Eisti'anah bersama sejumlah pimpinan OPD dan masyarakat menanam mangrove di Desa Timbulsloko, Kecamatan Sayung. (suaramerdeka.com / Hasan Hamid)

DEMAK, suaramerdeka.com - Pemerintah Kabupaten Demak kembali menanam ribuan bibit mangrove di wilayah pesisir pantai Demak, Minggu 22 Mei 2022.

Setelah sebelumnya di Desa Bedono, kali ini penanaman 12.500 bibit mangrove dilakukan di Desa Timbulsloko, Demak.

Bupati Demak Hj Eisti'anah hadir langsung bersama pimpinan OPD, Manager UP3 PLN Demak, dan para sukarelawan pecinta lingkungan untuk menanam mangrove.

Bupati menuturkan, daerah terdampak abrasi di Kabupaten Demak telah mencapai lebih dari 798 hektare yang meliputi empat kecamatan, yaitu Sayung, Karantengah, Bonang dan Wedung.

Baca Juga: Ini Alasan Greysia Polii Tak Ikut Ajang SEA Games 2021 Vietnam, Benarkah Pensiun?

Kawasan terluas terdampak abrasi dan rob berada di Kecamatan Sayung yakni mencapai 420 hektare.

Sehubungan itu, Mbak Eisti menyambut baik kegiatan penanaman mangrove yang dilakukan oleh Pemkab, instansi maupun elemen masyarakat termasuk para pecinta lingkungan.

Penanaman mangrove merupakan upaya untuk mencegah dan mengurangi dampak abrasi dan rob.

"Alhamdulillah sebanyak 12.500 bibit mangrove yang ditanam kali ini berasal dari PT PLN Persero sebagai bentuk Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Tentu kepedulian PLN selaras dengan visi Pemerintah Kabupaten Demak dalam meningkatkan sumber daya alam dan lingkungan hidup yang berkualitas," ungkapnya.

Baca Juga: Harga Mulai Rp 1 Jutaan, Ini 7 Rekomendasi Televisi yang Sudah Bisa Siaran TV Digital

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X