Ini Alasan Pentingnya Keberadaan Sumur Resapan

- Senin, 16 Mei 2022 | 19:24 WIB
Ahmad Bahruddin (suaramerdeka.com/dok)
Ahmad Bahruddin (suaramerdeka.com/dok)

 

SEMARANG, suaramerdeka.com – Ahmad Bahrudin mendirikan Serikat Paguyuban Petani Qaryah Thayyibah (SPPTQ) pada 1999 di Desa Kalibening, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga.

Sejak awal, Kang Din (sapaan akrab Bahruddin), punya gagasan menjadikan petani di desanya mandiri pangan, energi, dan mengelola air hujan menjadi berkah.

Salah cara yang dilakukan Kang Din untuk mengelola air hujan adalah dengan membuat sumur atau lubang resapan.

Di area tangkapan air hujan, sumur resapan mutlak diperlukan.

Baca Juga: Hemat Duit, Ga Perlu Beli Televisi Baru untuk Nikmati Siaran TV Digital Cukup Pakai Set Top Box

Banjir pada musim hujan dan kekeringan saat kemarau merupakan masalah tahunan yang dihadapi banyak daerah di Indonesia.

SPPTQ menyadari kondisi semacam ini bukanlah salah alam, melainkan karena dari ulah manusia yang kurang bisa mengelola pasokan air.

Kang Din menjelaskan salah satu sumber air utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Salatiga adalah mata air Senjoyo yang terletak di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang.

Lokasinya tepat di kaki Gunung Merbabu.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemkab Semarang Hibahkan Tanah untuk Polres di Bancak

Sabtu, 21 Januari 2023 | 03:34 WIB
X