Kasus Covid Bertambah 1.059, Bupati Semarang: Seluruh Lapisan Masyarakat Wajib Jalankan Prokes

- Senin, 14 Juni 2021 | 17:55 WIB
Bupati Semarang, Ngesti Nugraha menyampaikan imbauan terkait pentingnya prokes dalam rangka menekan penambahan kasus positif Covid-19 di hadapan penerima bantuan motor roda tiga di Aula Dinas Pertanian Perikanan dan Pangan Kabupaten Semarang, Senin (14/6) siang. SM/Dok
Bupati Semarang, Ngesti Nugraha menyampaikan imbauan terkait pentingnya prokes dalam rangka menekan penambahan kasus positif Covid-19 di hadapan penerima bantuan motor roda tiga di Aula Dinas Pertanian Perikanan dan Pangan Kabupaten Semarang, Senin (14/6) siang. SM/Dok

UNGARAN, suaramerdeka.com - Bupati Semarang, Ngesti Nugraha kembali menekankan agar seluruh lapisan masyarakat menjalankan protokol kesehatan (prokes) ketika beraktivitas sehari-hari.

Imbauan itu ia sampaikan karena dalam 14 hari terakhir, penambahan jumlah warga yang terkomfirmasi positif Covid-19 cenderung meningkat.

“Kita zona merah untuk Covid-19, mari bersama-sama bergotong-royong berinovasi agar penyebaran Covid-19 ini bisa ditekan. Bisa turun ke zona oranye, terus ke kuning,” kata Bupati Ngesti Nugraha, di sela penyerahan bantuan motor roda tiga di Aula Dinas Pertanian Perikanan dan Pangan Kabupaten Semarang, Senin (14/6) siang.

Baca Juga: Kampung Tobongsari Lockdown Bukan Karena Mahasiswa  

Perubahan status zona tersebut, lanjutnya, bergantung sama siapa? Pihaknya menyatakan, hal itu bergantung pada seluruh lapisan masyarakat Bumi Serasi.

Tujuannya tidak lain agar pandemi Covid-19 bisa segera berakhir, dengan begitu ekonomi bisa bangkit kembali.

“Sing penting prokes kita patuhi. Jadi mohon bantuannya, kepada saudara, keluarga, tetangga untuk diworo-woro ayo patuhi prokes,” ujarnya.

Baca Juga: Tingkatkan IPM, Bappenas Susun Strategi Peningkatan Akses Pendidikan

Sebagaimana diketahui, data Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang menyebutkan sejak 1 Juni 2021 hingga 14 Juni 2021 setidaknya ada penambahan 1.059 warga yang terkomfirmasi positif Covid-19.

Rinciannya, 1 Juni 2021 ada penambahan 31 kasus baru. 2 Juni 2021 44 kasus baru, 3 Juni 2021 83 kasus baru, 4 Juni 2021 15 kasus baru, 5 Juni 2021 92 kasus baru, 6 Juni 2021 144 kasus baru, 7 Juni 2021 16 kasus baru.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

X