Dorong Pendidikan Dimasa Pandemi, Bentuk Wadah Ikatan Alumni SMAN 5 Kota Semarang

- Minggu, 13 Juni 2021 | 20:46 WIB
Alumni SMAN 5 Kota Semarang angkatan 1992 yang juga menjabat sebagai anggota Komisi E DPRD Jateng, Yudi Indras Wiendarto bernyanyi di sela-sela acara Halal Bihalal dan Silaturahmi alumni SMAN 5 - PPSP Semarang dengan tema Guyub Rukun Kekancan Saklawase yang digelar di Hotel Patra Jasa Kota Semarang, Minggu (13/6).
Alumni SMAN 5 Kota Semarang angkatan 1992 yang juga menjabat sebagai anggota Komisi E DPRD Jateng, Yudi Indras Wiendarto bernyanyi di sela-sela acara Halal Bihalal dan Silaturahmi alumni SMAN 5 - PPSP Semarang dengan tema Guyub Rukun Kekancan Saklawase yang digelar di Hotel Patra Jasa Kota Semarang, Minggu (13/6).

SEMARANG, suaramerdeka.com - Banyak alumni SMAN 5 Kota Semarang yang kini menjadi profesional di bidang masing-masing.

Mulai dari pemerintahan hingga swasta. Mereka diminta untuk berkumpul dan membentuk satu satu wadah alumni SMAN 5 Semarang dengan tujuan ikut serta secara riil membantu pengembangan pendidikan.

Alumni SMAN 5 Kota Semarang angkatan 1992 yang juga menjabat sebagai anggota Komisi E DPRD Jateng, Yudi Indras Wiendarto mengatakan saat ini dunia pendidikan menghadapi tantangan yang begitu berat.

Baca Juga: Update 13 Juni: Bertambah 4655 Pasien Sembuh Covid-19 di Indonesia Sudah 1.745.191 Orang

Di masa pandemi ini, dunia pendidikan mesti berinovasi. Harus ada terobosan dan kreativitas agar pendidikan yang diberikan oleh sekolah tetap bisa optimal diterima oleh siswa.

"Pendidikan tatap muka sekarang ini tak bisa seperti sebelum pandemi. Sekolah mesti berinovasi. Nah, kita sebagai alumni mesti memberikan dorongan. Sayangnya sampai saat ini belum ada wadahnya," kata Yudi Indras pada acara Halal Bihalal dan Silaturahmi alumni SMAN 5 - PPSP Semarang dengan tema Guyub Rukun Kekancan Saklawase yang digelar di Hotel Patra Jasa Kota Semarang, Minggu (13/6).

Cukup banyak alumni lintas angkatan yang hadir secara langsung di acara tersebut. Selain itu, juga hadir kepala Sekolah SMAN 5 saat ini, Siswanto dan kepala sekolah tahun 1984, Muhammad Said. Kegiatan ini dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat, yang didahului dengan swab di lokasi kegiatan.

Yudi Indras menyampaikan di masa pandemi ini, tak hanya sektor kesehatan dan ekonomi saja yang terdampak. Namun semua sektor, termasuk bidang pendidikan. Celakanya, persoalan ekonomi juga sangat mempengaruhi sektor pendidikan. Ia mencontohkan, ada keluarga yang juga kesulitan untuk memenuhi kuota dalam kegiatan belajar mengajar anak.

Baca Juga: Kebakaran Tangki Kilang Pertamina Cilacap Akhirnya Padam Total

Sementara sekolah juga dipusingkan dengan menjaga kesehatan agar Covid 19 tak menyebar di lingkungan sekolah.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

X