Usia Produktif Rentan Tertular Covid-19, Ini Penjelasan Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang

- Minggu, 13 Juni 2021 | 16:30 WIB
Kepala Dinkes Kota Semarang, dr Abdul Hakam/Foto Istimewa
Kepala Dinkes Kota Semarang, dr Abdul Hakam/Foto Istimewa

SEMARANG, suaramerdeka.com - Usia produktif rentan tertular virus Covid-19. Hal ini disebabkan tingginya mobilitas masyarakat usia produktif.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang dr Mochammad Abdul Hakam menuturkan, banyak masyarakat usia produktif di Kota Semarang yang terkena virus Covid-19.

Hal ini disebabkan, cukup tingginya mobilitas mereka. Juga, frekuensi interaksi sosial mereka sangat tinggi.

Baca Juga: Wali Kota Salatiga Positif Covid-19, Isolasi Mandiri di Rumdin

"Selain itu, berdasarkan data, kesadaran dan kedisplinan masyarakat usia produktif dalam menerapkan protokol kesehatan masih kurang. Mereka juga menyepelekan, menganggap dirinya kuat, dan pasti sembuh atau tidak bergejala jika terpapar virus Covid-19," tuturnya saat Ngobrol Virtual yang diselenggarakan Suara Merdeka, baru-baru ini.

Dikatakannya, terhitung data sampai Minggu (6/6) menyebutkan, total kasus Covid-19 usia produktif dari usia 20-45 tahun tercatat mencapai 46,3%.

Adapun, kondisi akhir pengobatan Covid-19, kasus aktif Semarang mencapai 629 kasus. Sebanyak 28.887 orang dinyatakan sembuh atau 93,3% dan kasus meninggal sebanyak 2.076 orang atau 6,7%.

Baca Juga: Sambil Gowes, Dandim 0806/Trenggalek Bagikan Santunan Bagi Warga Kurang Mampu

Hakam mengatakan, kasus tertinggi untuk usia produktif berada di kecamatan Tembalang, Pedurungan, Gajahmungkur, dan lainnya.

Sementara untuk cakupan vaksinasi di Kota Semarang tercatat, vaksinasi pertama mencapai 298.609 orang, dan vaksinasi kedua mencapai 230.334 orang.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X