Polres Semarang Libatkan Unit Jatanras Polda Jateng, Ungkap Pelaku Aksi Teror Pelempar Kaca Mobil

- Minggu, 13 Juni 2021 | 15:50 WIB
Mobil angkutan barang yang melintas pada beberapa ruas jalan nasional di wilayah hukum Polres Semarang menjadi korban sasaran pelaku aksi teror lempar batu.  SM/Dok
Mobil angkutan barang yang melintas pada beberapa ruas jalan nasional di wilayah hukum Polres Semarang menjadi korban sasaran pelaku aksi teror lempar batu.  SM/Dok

UNGARAN, suaramerdeka.com - Satreskrim Polres Semarang tengah berusaha keras mengungkap siapa terduga pelaku aksi teror lempar batu terhadap kendaraan angkutan barang yang melintas pada beberapa ruas jalan nasional di Kabupaten Semarang.

Kapolres Semarang, AKBP Ari Wibowo melalui Kasat Reskrim Polres Semarang, AKP Tegar Satrio Wicaksono mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polres Kendal karena kejadian serupa belum lama ini juga terdeteksi terjadi di Kabupaten Kendal.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Polres Kendal terkait kejadian serupa, termasuk berkoordinasi dengan Unit Jatanras Polda Jateng,” katanya, Minggu (13/6).

Baca Juga: 40 Siswa Madrasah Berhasil Boyong Medali Dari HKIMO 2021

Sebagaimana diketahui, aksi teror lempar batu juga sempat terjadi di jalan nasional pantai utara Jawa (pantura) khususnya di wilayah hukum Polres Kendal.

Aksi tersebut terjadi pada April 2021 lalu. Hingga saat ini, pihak berwenang belum berhasil mengungkap kasus yang meresahkan para sopir khususnya sopir angkutan barang.

Adapun aksi teror lempar batu di Bumi Serasi, dari pantauan suaramerdeka.com terdeteksi sejak akhir Mei 2021.

Baca Juga: Petugas Gabungan Tes Swab Acak di Pusat Keramaian

Modusnya diduga sama, yakni tanpa sebab yang jelas terduga pelaku sengaja melempar batu ukuran besar ke arah mobil atau truk barang yang melintas di jalan nasional Kabupaten Semarang.

Kasus yang dimaksud terjadi di jalan perbatasan Kabupaten Semarang-Kota Semarang, Jalan Diponegoro Ungaran, kemudian di Kecamatan Jambu yang merupakan area Kabupaten Semarang-Kabupaten Temanggung.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

Ketentuan Pembelajaran TA 2021/2022 Belum Menukik

Minggu, 27 Juni 2021 | 16:11 WIB
X