Keterisian Rumah Sakit Hampir Penuh, Pemerintah Kota Semarang Batasi Pasien Covid-19 dari Luar Kota

- Jumat, 11 Juni 2021 | 18:55 WIB
Foto :suaramerdeka.com /dokumentasi Satgascovid19
Foto :suaramerdeka.com /dokumentasi Satgascovid19

SEMARANG, suaramerdeka.com - Pemkot Semarang akan membatasi pasien Covid-19 luar kota khususnya asal Kudus, Demak, Pati dan Grobogan untuk dirawat di rumah sakit di Semarang.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Abdul Hakam mengatakan hal itu dilakukan karena pasien Covid-19 dari Kota Semarang sendiri juga semakin meningkat sehingga diprioritaskan rumah sakit dam rumah karantina untuk warga Kota Semarang.

Baca Juga: Kapolri Mutasi 14 Kapolres di Jateng, Cek Daftar Lengkapnya

"posisinya sekarang warga kota Semarang juga banyak yang covid. Maka kita harus memprioritaskan yang Kota Semarang dulu. Sesuai dengan indikasi medis lah, kalau kita ngomong bahasa medis yang terindikasi yang mana masuk rumah sakit dan itu yang diutamakan, "katanya di Semarang, Kamis 10 Juni 2021.

Dari 22 rumah sakit dan tempat karantina, kapasitas tempat tidur sudah hampir penuh lebih dari 81,63 persen.

Baca Juga: Pengukuhan Gelar Profesor Kehormatan Megawati Dihadiri Sejumlah Menteri

Ada 1.070 orang dimana 55 persen atau 580 orang warga Kota Semarang dan 45 persen atau 490 orang dari luar kota Semarang.

Pemkot Semarang juga akan mempersiapkan hotel sekiranya rumah sakit dan tempat karantina sudah penuh dan akan ditempatkan disana.

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

X