Sekretaris FKKG Jateng Atatin Beberkan Penyebab dan Dampak Fatal KDRT, Simak Penjelasannya

- Minggu, 30 Januari 2022 | 13:22 WIB

Dalam kegiatan yang digelar Sabtu 29 Januari 2022 itu, Nunuk Mujiati dari DP3A Semarang menjelaskan sanksi hukum yang ditetapkan kepada pelaku KDRT cukup berat.

Baca Juga: Beraksi di 16 Minimarket, Pelaku Ditangkap

Sanksi hukumnya bisa mencapai puluhan tahun kurungan penjara dan denda hingga belasan bahkan ratusan juta rupiah.

“Itu semua sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004, termaktub pada Pasal 45, 46 dan 47," kata Nunuk Mujiati.

Meski kesepakatan itu tidak diwujudkan dalam nota kesepahaman, jawaban serentak audiens ketika ditanya narasumber di ruang pertemuan Kantor Kecamatan Ngaliyan, menunjukkan janji tak tertulis dari hati.

Baca Juga: Dibantu Ambulans Bank Mandiri, Ketua MWC NU Dempet Demak: Warga Bisa Manfaatkan secara Gratis

"Bagaimana bapak-bapak dan ibu-ibu sepakat ikut mencegah dan tidak melakukan tindak kekerasan dalam rumah tangga?," tanting Nunuk Mujiati dari DP3A Kota Semarang.

Audiens dari pengurus LPMK Korcam Ngaliyan, perwakilan karang taruna, PKK, dan unsur pencegahan KDRT di tingkat kelurahan yang semuanya berjumlah 50 orang tersebut kompak menjawab "sepakat".

 

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ditampart Berkeliling Kampanyekan Kerentanan Pesisir

Kamis, 8 Desember 2022 | 05:30 WIB

Digital Contruction Jadi Akselarasi Pembangunan

Rabu, 7 Desember 2022 | 05:35 WIB
X