Pembangunan Jalan Tol Laut Terlambat, Pembebasan Tanah dan Rob Masih Jadi Masalah

- Selasa, 25 Januari 2022 | 06:15 WIB
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi bersama Bupati Demak, Estianah dan Bupati Kendal, Dico Ganinduto dalam acara Bincang Siang di Command Center Kabupaten Demak. (suaramerdeka.com / Hendra Setiawan)
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi bersama Bupati Demak, Estianah dan Bupati Kendal, Dico Ganinduto dalam acara Bincang Siang di Command Center Kabupaten Demak. (suaramerdeka.com / Hendra Setiawan)

DEMAK, suaramerdeka.com - Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengakui ada keterlambatan pembangunan jalan tol laut.

Jalan tol yang juga berfungsi sebagai tanggul laut tersebut menghubungkan wilayah Kota Semarang dengan Kabupaten Demak.

Hendrar Prihadi yang akrab disapa Hendi ini mengatakan, Semarang mengalami keterlambatan dalam pembangunan tol dikarenakan permasalahan dalam pembebasan lahan.

"Tol laut yang menjadi agenda Semarang memang mengalami keterlambatan. Pasalnya ada istilah Undang-undang Agraria yaitu tanah musnah, yang mengalami debatable yang cukup rumit,'' ujarnya dalam acara Bincang Siang Radio Suara Kota Wali di Command Center Kabupaten Demak, Senin 24 Januari 2022 siang.

Baca Juga: Ada Jeda Internasional, Xavi: Itu Akan Bagus Buat Barcelona

Hadir juga sebagai tuan rumah, Bupati Demak, Eisti'anah dan Bupati Kendal, Dico Ganinduto.

Hendi menambahkan, di dalam Undang-undang tersebut, tanah jika kena air laut maka dianggap tidak ada kepemilikannya, meski di situ bekas daratan, pemilik sertifikatnya banyak.

Tetapi, atas petunjuk Presiden Joko Widodo, maka dilakukan pelelangan dan sudah selesai di akhir tahun.

"Kalau pembangunan tol tanggul laut ini selesai, tentu saja bisa menahan air laut pasang. Kemudian secara aksesibilitas jalur Pantura jika terhubung jalan tol, maka akan berjalan dengan lancar," lanjutnya.

Baca Juga: Terbaru! Ini Daftar Siaran TV Digital untuk Kabupaten Kediri dan Sekitarnya, Ada Blitar dan Tuban

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X