Kunci Keberhasilan Hendi Bangun Kota Semarang: Kerja Keras, Cerdas, dan Ikhlas

- Kamis, 20 Januari 2022 | 09:12 WIB
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi memberikan paparan terkait pembangunan Kota Semarang, saat kunjungan Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih di Balai Kota Semarang. (suaramerdeka.com / Hendra Setiawan)
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi memberikan paparan terkait pembangunan Kota Semarang, saat kunjungan Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih di Balai Kota Semarang. (suaramerdeka.com / Hendra Setiawan)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengungkapkan jika salah satu kunci keberhasilan dalam membangun dan memajukan Kota Semarang adalah melalui kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas.

Hal itu diungkapkan Hendrar Prihadi saat menerima kunjungan kerja Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih beserta jajarannya, Rabu 19 Januari 2022 di Balai kota Semarang.

“Pertama, kerja keras yang artinya problematikanya diselesaikan secara bersama-sama. Kedua, kerja cerdas yang mana dalam membangun sesuatu dibutuhkan sumber daya yang luar biasa maka kemudian kita memilah-milah kebutuhan yang ada secara cerdas, serta yang terakhir harus ikhlas dalam menjalankan tugas,” papar Hendrar Prihadi.

Berkat konsep kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas tersebut berbagai capaian positif pun berhasil diwujudkan.

Baca Juga: Jawa Tengah Provinsi Terbaik Penyedia Kredit Kerakyatan

"Persoalan banjir mulai bisa teratasi, seperti misalnya Kawasan Kota Lama, sehingga mampu meningkatkan perekonomian di wilayah tersebut," terang Hendrar Prihadi yang akrab disapa Hendi.

Dirinya lebih lanjut menuturkan di samping persoalan rob dan banjir yang mulai teratasi, wilayah lainnya adalah terselesaikannya masalah kekumuhan di Kota Semarang.

Seperti adanya kampung tematik bernama Kampung Pelangi yang saat ini sudah menjadi daerah yang memiliki aktivitas ekonomi masyarakat yang lebih baik.

"Untuk saat ini kami berfokus pada upaya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Menurut kami dalam setiap acara-acara yang diadakan oleh pemerintah pusat, selalu terdapat tiga indikator dalam peningkatan IPM yaitu ekonomi, pendidikan dan kesehatan," lanjut Hendi.

Baca Juga: Sinopsis Ikatan Cinta 20 Januari 2022: Aldebaran Murka! Siap Bongkar Kejahatan Irvan

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X