Penataan Pedagang Pasar Johar: Komisi B Minta Semua Pihak Tidak Kedepankan Ego Sepihak

- Selasa, 18 Januari 2022 | 07:45 WIB
Sejumlah pembeli terlihat tengah berbelanja di Pasar Johar Cagar Budaya. (suaramerdeka.com / M Arif Prayoga)
Sejumlah pembeli terlihat tengah berbelanja di Pasar Johar Cagar Budaya. (suaramerdeka.com / M Arif Prayoga)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Anggota Komisi B DPRD Kota Semarang, Juan Rama meminta agar semua pihak tidak semata-mata mengedepankan egonya masing-masing, dalam penyelesaian penempatan pedagang Pasar Johar.

Berdasarkan rapat dengar pendapat yang telah berlangsung dengan sejumlah paguyuban pedagang di Pasar Johar, mereka meminta agar ada proses penataan ulang dalam penempatannya di sana.

Apalagi berdasarkan laporan paguyuban pedagang, ternyata hanya baru ada sekitar 1 persen pedagang saja yang menempati alas dasaran dan kios mereka di Pasar Johar Cagar Budaya, dari jumlah ribuan pedagang yang ada.

"Saya pikir penataan ulang diperlukan, kalau melihat kondisi yang ada sekarang ini. Jika tidak seperti itu, maka masalah ini tidak akan pernah selesai. Hal yang terpenting, harus bisa mengesampingkan rasa egois dari masing-masing pihak. Prioritas penempatan pedagang, alangkah baiknya mendahulukan bagi pedagang asli Pasar Johar sebelum direlokasi," ujar dia.

Baca Juga: Kajian UGM dan UI, 62,5 Persen Keluarga Korban Meninggal Karena Kecelakaan Mengalami Pemiskinan

Menurut Juan, permintaan penataan ulang pedagang Pasar Johar kepada Dinas Perdagangan dilakukan, karena banyak pedagang yang merasa tidak lagi mendapatkan tempat di lokasi yang sama seperti saat sebelum direlokasi.

Penggugatan dan pembuktian keaslian pedagang tersebut merupakan pedagang asli Pasar Johar atau bukan, tambah dia, dapat dilakukan.

Caranya, dengan menghadirkan minimal satu orang saksi yang mampu menguatkan kalau pedagang tersebut merupakan asli pedagang Pasar Johar sejak sebelum terjadinya kebakaran.

"Kalau sebelumnya, proses penataan pedagang dilaksanakan dengan cara mengundi dan langsung meminta agar mereka masuk menempati pasar tersebut. Ini dilakukan tanpa mempertimbangkan lokasi awal pedagang dan merupakan asli pedagang Pasar Johar atau tidak. Jadi jangan seperti itu," ungkap dia.

Baca Juga: Kisah Sejarah; Mungkinkah, Debut Stinky yang Mengarah Pop Melayu

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X