RMI Pastikan Tak Ada Pelecehan Seksual di Ponpes Demak, PCNU Tak Akan Tinggal Diam

- Minggu, 16 Januari 2022 | 20:01 WIB
Ketua RMI PCNU Kabupaten Demak KH Munawar Sujud (tengah) menyampaikan tabayyun ke PCNU Demak terkait pemberitaan dugaan pelecehan seksual yang menyudutkan salah satu ponpes di Kebupatan Demak. (suaramerdeka.com/dok)
Ketua RMI PCNU Kabupaten Demak KH Munawar Sujud (tengah) menyampaikan tabayyun ke PCNU Demak terkait pemberitaan dugaan pelecehan seksual yang menyudutkan salah satu ponpes di Kebupatan Demak. (suaramerdeka.com/dok)

DEMAK, suaramerdeka.com - Santer pemberitaan media sosial dan media online yang menyebut adanya tindak pelecehan seksual di salah satu Pondok Pesantren (Ponpes) di Kabupaten Demak membuat Rabithah Ma'ahid Islamiyah (RMI) NU Kabupaten Demak angkat bicara.

RMI memastikan bahwa kabar santer tersebut adalah kabar bohong. Hal itu disampaikan Ketua RMI PCNU Kabupaten Demak, KH Munawar Sujud pada acara tabayyun yang difasilitasi Ketua PCNU Kabupaten Demak KH Aminuddin Mas'udi di kantor PCNU, Minggu 16 Januari 2022.

Munawar Sujud menyampaikan, bahwa beredarnya informasi di media sosial dan media online mengenai dugaan kekerasan asusila di pondok pesantren di Demak tidak terbukti kebenarannya.

Baca Juga: Ini Spesifikasi PC/Laptop untuk Main Game Internet Cafe Simulator 2 yang Banyak Digandrungi Youtuber

"Kami berani memastikan tak ada kejadian seperti itu. Saya bersama tim telah melakukan pengecekan langsung di pondok pesantren tersebut," katanya, didampingi Pengurus LBH Ansor Jateng Ahmad Husaini SH MH dan Ketua Yayasan Ponpes Tahfidzul Quran Miftahul Jannah, Agus Taufiqur Rohman.

Munawar Sujud menuturkan, begitu mendengar ada kabar miring terkait salah satu pondok pesantren yang berada di bawah pembinaan RMI NU Demak, pihaknya langsung melakukan pengecekan ke lapangan.

Langkah demikian untuk memperoleh informasi terkait kabar yang beredar.

Baca Juga: Ramen Dengan Topping Ice Cream yang Sedang Populer di Jepang

"Kami sudah menemui pengasuh ponpes tersebut dan juga mengkonfirmasikan hal tersebut ke pihak kepolisian, ternyata tidak benar terkait pemberitaan dugaan plecehan seksual terjadi di salah satu ponpes di Kabupaten Demak.

"Kabar adanya pelecehan seksual merupakan kabar bohong yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Tentu kami tidak akan membiarkan hal seperti ini," tandasnya.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jelang Lebaran, Pemkab Demak Gelar Pasar Murah

Kamis, 28 April 2022 | 18:22 WIB
X