Mahasiswi IAIN Salatiga Meninggal Usai Ikuti Mapala, Kampus Masih Mendalami

- Sabtu, 15 Januari 2022 | 06:30 WIB
Orang tua mahasiswi IAIN Salatiga yang meninggal setelah mengikuti kegiatan Mapala di Gunung Telomoyo, membuat surat pernyataan menolak autopsi. (suaramerdeka.com / dok IAIN Salatiga)
Orang tua mahasiswi IAIN Salatiga yang meninggal setelah mengikuti kegiatan Mapala di Gunung Telomoyo, membuat surat pernyataan menolak autopsi. (suaramerdeka.com / dok IAIN Salatiga)

SALATIGA, suaramerdeka.com - Mahasiswi IAIN Salatiga Asif I Ahany (19) meninggal dunia di RST Dr Asmir Salatiga, setelah melaksanakan kegiatan Mapala di Gunung Telomoyo, Kamis 13 Januari 2022 malam.

Diduga, mahasiswi IAIN Salatiga yang juga warga RT 10 RW 3 Dusun Gamolan, Desa Segiri, Kecamatan Pabelan Kabupaten Semarang itu, mengalami kelelahan dan lemah jantung.

Humas IAIN Salatiga, Zidni Ilman menjelaskan, pihaknya belum bisa memberikan keterangan resmi.

Menurutnya, pimpinan IAIN Salatiga masih merapatkan dan mendalami dengan pihak terkait, dalam kasus meninggalnya mahasiswi tersebut.

Baca Juga: Kurniawan Resmi Gabung FC Como 1907, Buka Pintu bagi Pemain Timnas Indonesia

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sang mahasiswi mengikuti kegiatan Mapala (Mahasiswa Pecinta Alam) IAIN Salatiga bersama 18 rekannya di Gunung Telomoyo sejak Jumat 7 Januari 2022 hingga Rabu 12 Januari 2022.

Pada Kamis 13 Januari 2022 rombongan Mapala meninggalkan Gunung Telomoyo dan sampai di base camp di SPPQT Kelurahan Kalibening, Kecamantan Tingkir, Kota Salatiga.

Kegiatan Mapala IAIN Salatiga akan dilanjutkan dengan kegiatan lainnya di tempat tersebut.

Sewaktu berada di SPPQT itu kondisi korban sudah lemah bahkan memburuk, sehingga dibawa ke RST Dr Asmir Salatiga oleh rekan-rekannya, untuk mendapatkan pertolongan.

Baca Juga: Ga Perlu Beli Televisi Baru, Pakai HP Android Bisa Nonton TV Digital Gratis, Simak Caranya Disini

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X