BSI-DMI Siapkan Entrepreneur Berbasis Masjid

- Jumat, 14 Januari 2022 | 03:42 WIB
Sekretaris Umum MUI Jateng Drs KH Muhyiddin MAg didampingi Sekretaris Agus Fathuddin Yusuf dan para ketua komisi menyerahkan cendera mata buku ‘’80 Tahun Kiai Darodji Nguwongke Wong’’ kepada Area manager BSI Semarang Kota Zen Assegaf saat bersilaturahmi di kantornya, Jl MT Haryono 657 Semarang, Kamis (13/1). (SM/dok)
Sekretaris Umum MUI Jateng Drs KH Muhyiddin MAg didampingi Sekretaris Agus Fathuddin Yusuf dan para ketua komisi menyerahkan cendera mata buku ‘’80 Tahun Kiai Darodji Nguwongke Wong’’ kepada Area manager BSI Semarang Kota Zen Assegaf saat bersilaturahmi di kantornya, Jl MT Haryono 657 Semarang, Kamis (13/1). (SM/dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Semarang menjalin kerja sama dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) untuk menumbuhkan entrepreneur atau wirausahawan muda  di lingkungan masjid-masjid di Kota Semarang.
 
Hal itu disampaikan Area manager BSI Semarang Kota, Zen Assegaf saat menerima silaturahmi pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Tengah. Silaturahmi berlangsung di kantor BSI Area Semarang Jl MT Haryono 657 Semarang, Kamis (13/1).

Zen Assegaf didampingi staf BSI, Syukri, sedang MUI Jateng dipimpin Sekretaris Umum Drs KH Muhyiddin MAg, Sekretaris Agus Fathuddin Yusuf bersama Ketua Komisi Informasi dan Komunikasi Isdiyanto, Sekretaris Kominfo Syamsul Huda dan Sekretaris Komisi Dakwah Sardjuni.

Silaturahmi dalam rangka menindaklanjuti berbagai program dan kerja sama MUI dengan BSI. ‘’Muga-muga sinergi antara MUI-BSI dalam melaksanakan program keagamaan bermanfaat untuk umat,’’ kata Kiai Muhyiddin.

Baca Juga: Pinjaman Online Solusi Kagetan, Ini 7 Tips Cara Aman dan Mudah Serta Jaminan Cair

Mengenai entrepreneur berbasis masjid, Zen Assegaf mengatakan dalam  kegiatan ini DMI mengkoordinir pengurus masjid-masjid menyiapkan jamaah dan masyarakat di lingkungan masjid untuk menjadi peserta pelatihan enterpreneur baru.
 
"Sedangkan kami menyiapkan program-programnya. Ada dua program yang siap direalisasikan tahun ini, meliputi dukungan modal dan pendampingan usaha," kata Zen.

Menurut Zen Assegaf, masjid sebagai tempat peribadatan juga bisa dioptimalkan menjadi lokus  untuk menggerakkan sektor ekonomi kerakyatan melalui pembinaan jamaah dan masyarakat sekitar masjid.

Baca Juga: Tasyakuran HUT Ke-28 YPI Nasima, Sekolah Nasima Merintis Boarding School
 
BSI Cabang Semarang Kota, lanjutnya sudah melakukan survey potensi wirausaha jamaah masjid di kota Semarang, hasilnya komunitas aktifis masjid dari kalangan muda yang diwadahi dalam Remaja Masjid memiliki potensi besar, sebagian dari mereka adalah para pelaku wirausaha
 
Dia menambahkan, jika aktifitas mereka disupport tidak mustahil dari lingkungan masjid akan muncul wirausahawan tangguh yang pada gilirannya akan menjadi penyangga kemakmuran masjid.
 
Kemitraan BSI dengan DMI di Semarang ini,ujarnya,menjadi role model yang akan dikembangkan ke kantor-kantor cabang BSI di seluruh tanah air, karena itu diharapkan kegiatan di Semarang dapat berjalan sukses dan pada akhirnya mampu melahirkan wirausahawan yang tangguh.
 
Sekretaris Umum MUI Jateng KH Drs Muhyidin M.Ag mengatakan langkah BSI Cabang Semarang menggandeng masjid untuk mengembangkan usaha sekaligus menyangga penguatan ekonomi jama'ah merupakan langkah tepat. "Jika jamaah kuat secara ekonomi maka  akan berdampak terhadap kemakmuran masjid," katanya.

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X