86 Persen Rumah Tahfiz Tidak Memiliki Hafiz-Hafizah, Umat Diminta Cermat Memilih

- Selasa, 11 Januari 2022 | 20:47 WIB
impinan Wilayah Jamiyyatul Qurra wal Huffazh Nahdlatul Ulama (PW JQH NU) Jawa Tengah berfoto bersama. (suaramerdeka.com/dok)
impinan Wilayah Jamiyyatul Qurra wal Huffazh Nahdlatul Ulama (PW JQH NU) Jawa Tengah berfoto bersama. (suaramerdeka.com/dok)

KENDAL, suaramerdeka.com - 86 persen rumah tahfiz yang ada di Indonesia justru tidak memiliki hafiz-hafizah (penghafal) Al-Quran sebagai guru-gurunya.

Hal itu diungkapkan Ketua III Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Jateng Drs H Imam Masykur MSi.

"Kekosongan ahli ini tentu berbahaya dari sisi sanad keilmuan Al-Qur'an. Apalagi, ada sebagian dari mereka terindikasi terpapar faham radikalisme dan anti-NKRI," kata Imam Masykur.

"Kalau bicara sanad Al-Qur’an di Jawa Tengah ya Kudus atau Demak atau Krapyak Yogyakarta. Dalam Ilmu Al-Qur’an kedudukan sanad sangat penting," tegas Imam Masykur.

Baca Juga: Pemain Siap Tempur, Satya Wacana Siap Bersaing di IBL

Dia mengatakan, hal itu ketika menyampaikan pembekalan di depan peserta Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Jam’iyyatul Qurra wal Huffazh Nahdlatul Ulama (PW JQH NU) Jawa Tengah di Pondok Pesantren Tahaffuzhul Quran Miftahul Huda Kaliwungu Kendal yang diasuh KH Ahmad Baduhun Badawi MSQ, Selasa 11 Januari 2022.

Oleh karena itu, Imam Masykur yang juga Kepala Biro Kesra meminta sosialisasi kepada masyarakat tentang kondisi tersebut diperlukan untuk pencerahan.

Sekretaris Umum PW JQH NU Jateng Dr H Andi Purwono Amir mengatakan, JQH NU berencana segera melakukan pendataan ulang pesantren dan madrasah tahfiz di lingkungannya.

Setelah itu, publikasi pesantren dan rumah tahfiz yang terpercaya akan dilakukan agar masyarakat bisa memilih lembaga pendidikan tahfiz Al-Qur’an yang baik.

Baca Juga: Kapolres Purbalingga: Jangan Berbuat di Luar Undang Undang, Jangan KKN
 
Ketua Umum PW JQHNU Jateng Dr KH Ali Imron Hasan, MAg Al-Hafiz mengatakan, pihaknya siap mendukung  peningkatan prestasi Jawa Tengah dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X