Selesai Dibangun, Tampilan Pasar Rejosari Salatiga Dinilai Kurang Kekinian

- Senin, 10 Januari 2022 | 09:24 WIB
Tampilan Pasar Rejosari Salatiga telah selesai dibangun namun dinilai kurang kekinian. (suaramerdeka.com / Surya Yuli P)
Tampilan Pasar Rejosari Salatiga telah selesai dibangun namun dinilai kurang kekinian. (suaramerdeka.com / Surya Yuli P)

SALATIGA, suaramerdeka.com - Sejumlah proyek fisik di Pemkot Salatiga telah selesai digarap pembangunannya, menggunakan dana pemerintah tahun 2021 Kota Salatiga.

Salah satunya adalah Pasar Rejosari atau yang dikenal dengan sebutan Pasar Sapi, yang berada di perempatan Jl Veteran dan Jl Hasanudin.

Meski demikian, pembangunan Pasar Rejosari senilai Rp 23 miliar tersebut dinilai kurang melihat aspek kekinian atau ciri khas bangunan pasar tradisional.

Sekretaris Komisi B (Ekonomi & Keuangan) DPRD Kota Salatiga, Budi Santoso mengatakan, pembangunan Pasar Rejosari dari sisi model dan tampak depan, kurang kekinian.

Baca Juga: Jatuh pada 10 Januari, Ini Rahasia Weton Senin Legi Berdasarkan Primbon Jawa

''Saya lihat seninya tidak ada, sehingga tidak ada daya tarik dan ciri khas pasar tradisional yang bisa dibanggakan. Model tulisan saja tidak ada seninya,'' kata kader PKS Kota Salatiga tersebut, kemarin.

Menurut pengamatannya, bangunan Pasar Rejosari kurang bagus dan tidak menampakkan pasar yang dibayangkan sebelumnya, sebagai pasar tradisional yang menarik untuk didatangi.

Terlebih berkali-kali diusulkan akan menjadi pasar yang menarik, utamnya sebagai tempat wisata berbelanja menarik di Kota Salatiga.

Budi memaparkan, meskipun pasar sudah terlanjur dibangun, tetapi tidak ada salahnya bila pasar dilengkapi dengan karakter khas Kota Salatiga.

Baca Juga: Kawasan Paling Dinamis, ASEAN Harus Bisa Respon Berbagai Perubahan

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X