Tekan Kasus Stunting di Kendal, Bulog Salurkan Beras Fortivikasi

- Minggu, 9 Januari 2022 | 06:12 WIB
guna menekan kasus stunting di Kendal, Bulog salurkan beras fortifikasi. (suaramerdeka.com/Modesta Fiska)
guna menekan kasus stunting di Kendal, Bulog salurkan beras fortifikasi. (suaramerdeka.com/Modesta Fiska)

KENDAL, suaramerdeka.com - Guna menekan kasus stunting di Kabupaten Kendal, Bulog menyalurkan 5,34 ton beras fortivikasi atau beras bervitamin.

Direktur Bidang Bisnis Perum Bulog Febby Novita mengungkapkan, upaya ini sebagai dukungan terhadap peningkatan gizi masyarakat karena bahan pangan yang diberikan ini sehat dan kaya nutrisi serta vitamin.

Program bekerja sama dengan BKKBN di Desa Puwosari di Kecamatan Sukorejo Kendal ini akan diberikan selama tiga bulan. Setiap kepala keluarga mendapat 20 kg beras Fortivit dan sebanyak 22 orang ibu hamil dan 67 balita stunting di Kendal diberikan bantuan tersebut.

Baca Juga: Bupati Dico Berharap HPN 2022 Tingkat Jateng di Kendal Ukir Sejarah Terbaik

''Melalui Bulog Peduli Gizi ini diharapkan bisa meningkatkan status gizi masyarakat tidak hanya anak-anak saja tetapi juga ibu hamil atau yang merencanakan kehamilan,'' kata Febby.

Pihaknya mencoba membantu Pemkab Kendal, dalam upaya penanganan kasus stunting. Sebab, kasus stunting di Kendal menempati urutan ke-16 se-Jateng dengan angka prevalensi 9,5 persen.

''Kami mohon beras fortivikasi ini jangan dijual tapi dikonsumsi dan harus dipantau terus tumbuh kembang serta edukasi dari kader PKK,'' imbuhnya dalam kegiatan yang juga dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kendal Chacha Frederica.

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X