Kembali Berstatus PPKM Level 2, Bupati Semarang: Indikator Dasar Keputusan Belum Diketahui

- Jumat, 7 Januari 2022 | 21:40 WIB
Ilustrasi PPKM (foto: ayosurabaya)
Ilustrasi PPKM (foto: ayosurabaya)

UNGARAN, suaramerdeka.com - Bupati Semarang, Ngesti Nugraha mengaku, pihaknya belum mengetahui persis indikator yang dijadikan dasar Kemendagri dalam memutuskan Kabupaten Semarang kembali berstatus PPKM level 2.

Meski begitu, Pemkab Semarang telah menindaklanjuti Instruksi Menteri Daalam Negeri Nomor 1 Tahun 2022 dengan melakukan pembatasan kegiatan masyarakat.

“Khususnya Kabupaten Semarang, kami juga belum tahu indikator apa lagi yang dipakai pusat untuk menentukan status level tersebut,” kata Bupati Ngesti Nugraha, kemarin.

Baca Juga: Cakupan Vaksinasi Indonesia Masuk Peringkat 5 Besar Dunia

Sebagaimana diketahui, vaksinasi Covid-19 di Bumi Serasi untuk dosis pertama sudah mencapai 86 persen.

Sedangkan vaksinasi dosis kedua tercatat sudah melampaui 76 persen, dan vaksinasi lansia sudah 78 persen.

Sejalan dengan itu, Pemkab Semarang bersama pihak terkait, lanjutnya, terus berupaya mempertahankan kondisi wilayah yang bebas atau zero kasus aktif Covid-19.

“Alhamdulillah, per 24 Desember 2021 sampai dengan hari ini Kabupaten Semarang masih zero kasus aktif Covid-19,” ujar dia.

Baca Juga: Corona Covid-19 Makin Merebak, Pemerintah Gerak Cepat Larang Pergi Luar Negeri, Ini Isi Aturan Lengkapnya

Menindaklanjuti keputusan pemerintah pusat terkait status PPKM level 2 untuk Kabupaten Semarang, Pemkab Semarang sudah menjalankan ketentuan baru.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ini Alasan Pentingnya Keberadaan Sumur Resapan

Senin, 16 Mei 2022 | 19:24 WIB
X