Kebakaran RSUP dr Kariadi: Polisi Bentuk Tim Khusus, Manajemen Akan Diperiksa

- Selasa, 4 Januari 2022 | 06:15 WIB
Api mengepul dari ruang MRI RSUP dr Kariadi. Polrestabes Semarang membuat tim khusus untuk menyelidiki kejadian itu. (suaramerdeka.com / Erry Budi Prasetyo)
Api mengepul dari ruang MRI RSUP dr Kariadi. Polrestabes Semarang membuat tim khusus untuk menyelidiki kejadian itu. (suaramerdeka.com / Erry Budi Prasetyo)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Polrestabes Semarang membentuk tim khusus untuk mengungkap siapa yang bertanggung jawab terkait kebakaran ruang MRI RSUP dr Kariadi pada Kamis 30 Desember 2021 sekitar pukul 19.00.

Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar mengatakan, meski dari hasi penyelidikan sementara dugaan kebakaran RSUP dr Kariadi karena Electrical Failure atau gangguan kelistrikan.

Namun hal ini tidak menutup untuk dilakukan penyidikan lain terutama dengan SOP ruang MRI RSUP dr Kariadi beserta detail instalasi kelistrikan di ruang itu.

"Kami akan meminta keterangan dari saksi ahli tentang ruang MRI tersebut baik dari sisi bangunan dan kelistrikanya, atau dari pihak pihak lainya terkait bangunan ruangan tersebut. Saya perintahkan Kasat Reskrim untuk bentuk tim khusus guna penyidikan kasus kebakaran ini," ungkap Kombes Irwan Anwar usai memimpin Upacara Kenaikan Pangkat di Mapolrestabes Semarang, Senin 3 Januari 2022 pagi.

Baca Juga: Berikut Rahasia Weton Senin Wage yang Jatuh pada 3 Januari Menurut Primbon Jawa

Terkait pembentukan tim khusus tersebut, lanjut dia, juga untuk mencari titik terang penyebab kebakaran di ruang MRI RSUP dr Kariadi sehingga diharapkan dapat menjadikan bahan evaluasi agar kasus ini tidak terjadi di kemudian hari.

"Tim yang diturunkan nanti gabungan dari anggota Satreskrim Polrestabes. Saya harapkan mereka bekerja secara profesional. Tidak menutup kemungkinan kita akan panggil manajemen Rumah Sakit," ujarnya.

Sebelumnya Kapolda Jateng Inspektur Jenderal Ahmad Luthfi mengatakan, diduga penyebab kebakaran ruang MRI RSUP dr Kariadi karena korsleting listrik.

Dugaan tersebut diketahui setelah tim Laboratorium Forensik Mabes Polri Cabang Semarang melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga: Migrasi TV Digital: Begini Cara Setting Set Top Box untuk Televisi Tabung

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Misi Edukasi dari Gerak dan Lagu Tuna Rungu

Sabtu, 25 Juni 2022 | 18:25 WIB

Jalan Sehat Bareng Polisi Tembus 4.000 Peserta

Sabtu, 25 Juni 2022 | 10:36 WIB

Jalan Sehat Bareng Polisi Buka Layanan Vaksinasi

Jumat, 24 Juni 2022 | 19:16 WIB
X