Emak-emak di Grobogan Minta PDAM Stop Ambil Air di Sendangmudal

- Minggu, 2 Januari 2022 | 17:39 WIB
Kapolsek Tanggungharjo, membacakan tuntutan tertulis warga yang diketahui oleh Dirut PDAM Purwa Tirta. (suaramerdeka.com/dok)
Kapolsek Tanggungharjo, membacakan tuntutan tertulis warga yang diketahui oleh Dirut PDAM Purwa Tirta. (suaramerdeka.com/dok)

GROBOGAN, suaramerdeka.com - Warga Desa Sugihmanik yang didominasi emak-emak protes meminta Perumda Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Purwa Tirta, tidak lagi mengambil air dari mata air Sendangmudal, belum lama ini.

Sekitar 100 warga mendatangi Gedung PKK di Balai Desa Sugihmanik.

Mereka teriak-teriak di pintu gedung PKK yang digunakan Pemerintah Kabupaten Grobogan meminta mediasi permasalahan pengambilan air dari Sendangmudal, Desa Sugihmanik, Kecamatan Tanggungharjo.

Warga sempat mencoba merangsek masuk ke dalam area mediasi yang mempertemukan Dirut PDAM Purwa Tirta dengan perwakilan desa dan masyarakat dan dihalangi petugas keamanan.

Baca Juga: Pria Perlu Waspada, Wanita Pemilik Weton Ini Gemar Selingkuh

Aksi demo emak-emak di area mediasi, merupakan aksi kedua setelah sebelumnya emak-emak menghentikan penyambungan kembali pompa intake milik PDAM Tirta Mudal di area Sendangmudal.

"Tutup. PDAM tutup," teriak massa meminta penghentian pengambian air.

Permintaan penghentian pengambilan air di Sendangmudal sudah berulang kali dilakukan. Namun Camat Tanggungharjo, Kepala desa hingga Asisten perekonomian berusaha meredam amarah warga.

Srimurgi salah satu peserta aksi mengaku geram lantaran sendang yang dulu rusak tidak pernah mendapat perhatian. Namun saat sendang sudah mulai baik mau diambil alih kembali.

Baca Juga: 3 Jenis Puasa Weton dalam Tradisi Jawa, Kamu Sudah Melakukan Puasa yang Mana?

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Siswa-siswi SMP N 1 dan 2 Kradenan Divaksin Dosis 2

Selasa, 21 Desember 2021 | 19:43 WIB

Muslimat dan Fatayat Dilatih Pemulasaraan Jenazah

Minggu, 17 Oktober 2021 | 21:25 WIB
X