Pengambilan Sertifikat PTSL Diduga Dimainkan Oknum, Puluhan Warga Geruduk Balai Kelurahan Pudakpayung

- Selasa, 28 Desember 2021 | 22:08 WIB
Puluhan warga menggeruduk Balai Kelurahan Pudakpayung, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang. (Foto/Siswo Ariwibowo)
Puluhan warga menggeruduk Balai Kelurahan Pudakpayung, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang. (Foto/Siswo Ariwibowo)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Puluhan warga RT 08 dan RT 09 RW 12, Kelurahan Pudakpayung, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang menggeruduk Kantor Kelurahan Pudakpayung, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang.

Musababnya, sebagian warga tidak dapat undangan pengambilan sertifikat program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dan merasa dipersulit untuk mendapatkannya.

Puluhan warga tersebut merasa hingga hari terakhir pembagian sertifikat di Balai Kelurahan Pudakpayung, Kecamatan Banyumanik, merasa dihalang-halangi oleh sejumlah oknum.

Baca Juga: Ayat Paling Agung dalam Alquran adalah Ayat Kursi, Sesuai Hadits Nabi Muhammad SAW

Warga merasa diintimidasi supaya tidak bisa menerima sertifikat tanah program PTSL yang menjadi hak mereka.

Trisno (35), salah satu warga RT 08 RW 09, Kelurahan Pudakpayung, Kecamatan Banyumanik, mengatakan sejak hari Kamis 23 Desember 2021 pihaknya mencari petugas kelurahan untuk meminta undangan penerimaan sertifikat, namun selalu dipersulit.

"Saya cari pak lurah selalu tidak ada di tempat. Saya tanya pak RT katanya surat undangan diambil di BPN. Soalnya kalau tidak ada surat undangan tersebut warga tidak bisa menerima sertifikat hasil PTSL," katanya.

Padahal, pada hari Senin 27 Desember 2021 menjadi hari terakhir pembagian sertifikat bagi warga di RT 08 dan RT 09 Kelurahan Pudakpayung.

Baca Juga: Ini Khasiat Buah Naga untuk Redakan Batuk dan Flu

"Ini kalau tidak kita geruduk bersama-sama apa mungkin diberi. Buktinya di surat ini tertulis tanggal 21 Desember 2021. Artinya sudah lama dicetak dan ditandatangani. Tapi kenapa undangan tidak segera diberikan kepada warga. Seolah-olah 13 warga ini kalau bisa jangan menerima sertifikat," ujarnya.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X