Cemburu Buta karena Cinta Segitiga, Pemuda Kendal Kehilangan Nyawa

- Selasa, 7 Desember 2021 | 14:34 WIB
Kapolres Kendal AKBP Yuniar Ariefianto dalam gelar perkara kasus pembunuhan bermotif asmara (suaramerdeka.com/Humas Polres Kendal)
Kapolres Kendal AKBP Yuniar Ariefianto dalam gelar perkara kasus pembunuhan bermotif asmara (suaramerdeka.com/Humas Polres Kendal)

  
KENDAL, suaramerdeka.com - Reskrim Polres Kendal pada Senin (6/12/2021) berhasil meringkus salah satu pelaku tindak pembunuhan bermotif asmara. Jasad korban pembunuhan ditemukan di selokan Kelurahan Balok, Kendal. 
 
Kepala Polres Kendal, AKBP Yuniar Ariefianto, menjelaskan motif pelaku pembunuhan adalah cemburu dan terlibat cinta segitiga antara korban dan pacar korban. 

“Motif sementara ada masalah asmara, namun kita akan telusuri lagi dengan memeriksa saksi lain yaitu teman wanita korban,” jelas Kepala Polres Kendal, AKBP Yuniar Ariefianto, saat gelar perkara Mapolres pada Senin (6/12/2021). 

Baca Juga: 11 Rekomendasi Aplikasi Stok Gudang Terbaik untuk Bantu Usahamu

Dalam penangkapan pelaku pembunuhan, Tim Resmob Polres Kendal hanya membutuhkan 1x24 jam dalam meringkusnya. “Alhamudlillah dalam waktu 1X24 pelaku berhasil kita amankan saat melintas di wilayah Bandengan,” tegas AKBP Yuniar. 

Sebelumnya, MMU, warga Wonosari Patebon telah membunuh teman satu pabriknya, yakni IAM, lantaran emosi dituduh merebut pacar korban.  

Adapun tersangka dan korban sempat bertemu di Alun-alun Kendal dan terlibat adu mulut. Saat tersangka hendak pulang ke rumahnya di Desa Wonosari Patebon, korban mengikuti dan terlibat perkelahian. 

Baca Juga: Safar: Program JKN KIS, Jaminan Kesehatan yang Mumpuni

"Awalnya saya bertemu dengan IAM di Alun-alun sembari ngopi membahas permasalahan yang ada. Waktu itu sudah diselesaikan dan saat saya mau pulang, korban mengikuti dan menghentikan motor saya di daerah Mbiru Kelurahan Balok,” ungkap tersangka dikutip rilis dari Mapolres Kendal pada Senin (6/12/2021). 

Korban menuduh tersangka merebut pacarnya, meski sudah dijelaskan namun korban tetap menuduhnya. Hingga kemudian terlibat perkelahian dan tersangka memukul korban serta mencekiknya sambil menenggelamkan ke selokan. 

“Gebetan IAM itu sering curhat ke saya karena memang akrab dengan saya, dan korban cemburu,” imbuhnya. 

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kenaikan Harga Kedelai Tak Pengaruhi Permintaan

Minggu, 2 Oktober 2022 | 19:30 WIB

Pemkab Kendal Dukung Edukasi Investasi Syariah

Jumat, 30 September 2022 | 19:18 WIB

Sekda Kendal Ajak Masyarakat Bantu Tangani Stunting

Kamis, 29 September 2022 | 19:40 WIB

Santri Kirab 99 Bendera Merah Putih di Kendal

Minggu, 25 September 2022 | 17:05 WIB

Dinsos Kendal Siapkan Dapur Umum dan Sukarelawan

Senin, 19 September 2022 | 20:32 WIB

PKS Kendal Gelar Flashmob Tolak Kenaikan BBM

Senin, 12 September 2022 | 17:33 WIB

SMA 1 Gemuh Jalin Kerjasama dengan Bank Jateng

Minggu, 11 September 2022 | 16:44 WIB
X