Hotel Tonotel Akan Disegel Pengadilan, Ini Tanggapan Kuasa Hukum Penyewa Hotel

- Rabu, 1 Desember 2021 | 14:14 WIB
Hotel Tonotel. (suaramerdeka.com/Eko Fataip)
Hotel Tonotel. (suaramerdeka.com/Eko Fataip)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Hotel Tonotel akan disegel kurator dan panitera Pengadilan Negeri (PN) Semarang, Rabu (1/12).

Penyegelan dilakukan karena Hotel Tonotel dianggap sebagai harta pailit dalam perkara nomor 22/Pdt.Sus-Pailit/2018/PN.Smg.

Kuasa hukum penyewa hotel, Soegijarto mengatakan, pihaknya menempuh upaya hukum dengan menggugat kurator yang hendak menyegel hotel tersebut.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Semarang 1 Desember: Berawan, Berpotensi Diguyur Hujan Berintensitas Ringan

Gugatan dilayangkan di PN Semarang dan teregister dengan nomor 547/Pdt.G/2021/PN Smg. Gugatan perbuatan melawan hukum (PMH) itu akan mulai disidangkan 9 Desember 2021.

Penyegelan dilakukan meski perkara pailit nomor 22/Pdt.Sus-Pailit/2018/PN.Smg saat ini masih proses kasasi dan belum berkekuatan hukum tetap.

Penggugat tidak terima adanya rencana penyegelan hotel. Alasannya hotel ini telah disewa selama 25 tahun sejak 2017 dan kontrak sewa baru berakhir pada 29 Mei 2042 mendatang.

Baca Juga: Inspektorat Didorong sebagai Peringatan Dini Pencegahan Korupsi

"Sesuai Pasal 1576 KUHPerdata, jual beli tidak memutuskan sewa menyewa yang sedang berlangsung. Sehingga, hak penggugat sebagai penyewa hotel masih melekat," katanya.

Ia menyebut, tim kurator telah melakukan perbuatan melawan hukum, melanggar Pasal 1365 KUHPerdata karena berkali-kali berusaha melakukan penyegelan Hotel Tonotel.

Ia menegaskan tetap akan menolak pengosongan atau penutupan hotel tersebut.

Baca Juga: Realisasi PBB Melebihi Target Rp10,4 M

Selain itu, ia meminta kepada pihak kepolisian dalam hal ini Polrestabes Semarang, melihat perkara secara detail dan menyeluruh.

"Kami minta kepolisian tidak salah melangkah. Jangan sampai pihak kepolisian ikut melakukan pengamanan meski tahu proses penyegelan Hotel Tonotel telah melanggar hukum," ujarnya.

Menurut kuasa hukum, hotel ini bukan harta milik PT CGP, perusahaan yang dipailitkan.

Hal itu berdasarkan putusan hakim PN Ungaran atas gugatan yang diajukan oleh pemilik aset yang ditempati Hotel Tonotel terhadap komisaris perusahaan itu.

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sungai Jebol, Mangkang Wetan Dilanda Banjir

Senin, 17 Januari 2022 | 19:20 WIB
X