Main Hakim Sendiri, Mbah Minto Dituntut Dua Tahun Penjara

- Kamis, 9 Desember 2021 | 17:24 WIB
Kajari Demak Suhendra SH memberikan keterangan pers terkait tuntutan dua tahun penjara kepada terdakwa Mbah Minto, kemarin. (SM/Hasan Hamid)
Kajari Demak Suhendra SH memberikan keterangan pers terkait tuntutan dua tahun penjara kepada terdakwa Mbah Minto, kemarin. (SM/Hasan Hamid)

DEMAK, suaramerdeka.com - Kasmito (74) terdakwa kasus penganiayaan berat dituntut 2 (dua) tahun penjara oleh jaksa Kejari Demak dalam persidangan di PN Negeri Demak, Senin (29/11).

Warga Desa Pasir, Kecamatan Mijen itu dibawa ke meja hijau lantaran melakukan penganiayaan berat terhadap Marjani,

menggunakan senjata tajam hingga mengakibatkan korban mengalami luka bacok di bagian bahu, leher serta jari tangan.

Baca Juga: Otganda Tanjung Emas Gelar Sertifikasi Kompetensi Sopir, Agar Lebih Profesional

Tuntutan dua tahun tersebut, menurut Kajari Demak Suhendra SH mendasarkan fakta dalam persidangan di PN Demak, atas keterangan dan pengakuan terdakwa maupun saksi korban.

Dalam persidangan diketahui terdakwa Kasminto mengakui telah dengan sengaja membacok korban menggunakan arit atau celurit lebih dari dua kali sabetan yang mengenai bagian bahu dan leher korban tanpa adanya perlawanan.

"Karena tindakannya tersebut, Mbah Minto dituntut dua tahun penjara sebagaimana dimaksud pasal 351 ayat (2) KUHP dengan ancaman pidana maksimal 5 tahun," kata Kajari saat memberikan keterangan pers di Kantornya, kemarin.

Kajari mengungkapkan, kasus bermula saat Mbah Minto memergoki seseorang yang akan mencuri ikan di kolam yang berada di kebun jambu.

Setelah Marjani masuk kebun kemudian Mbah Minto menggembosi ban sepeda motor milik korban.

Baca Juga: Tingkatkan Kompetensi Pegulat, PGSI Jateng Fokuskan Pembinaan Pelatih

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jelang Lebaran, Pemkab Demak Gelar Pasar Murah

Kamis, 28 April 2022 | 18:22 WIB
X