Antisipasi Bencana, BPBD Minta Camat Aktif Awasi Wilayah

- Jumat, 26 November 2021 | 21:22 WIB
Ilustrasi hujan. (unplash/@inge-maria)
Ilustrasi hujan. (unplash/@inge-maria)

UNGARAN, suaramerdeka.com - Kalakhar BPBD Kabupaten Semarang, Heru Subroto kembali mengingatkan para Camat untuk aktif melakukan pengawasan potensi bencana alam di wilayahnya.

Permintaan itu disampaikan karena saat ini sudah memasuki musim hujan.

Terlebih mengacu prakiraan BMKG, beberapa bulan mendatang wilayah Indonesia akan terdampak fenomena La Nina.

Baca Juga: Gelar Aksi di Gubernuran, Anggota Pemuda Pancasila Tuntut Pernyataan Maaf Junimart Girsang

"Peningkatan curah hujan diperkirakan mencapai 70 persen. Ini menjadi perhatian khusus bagi camat di wilayah rawan bencana," kata Heru, di sela penyerahan bantuan sosial bagi warga korban bencana di Posko Penanggulangan Covid-19 di Ungaran, Jumat (26/11).

Untuk menekan kerugian materiil maupun timbulnya korban jiwa akibat bencana alam, menurutnya diperlukan mitigasi bencana.

Masyarakat yang bermukim di wilayah rawan tanah longsor, banjir, maupun area rawan angin ribut perlu diberi pemahaman tentang mitigasi bencana.

Sejalan dengan itu, BPBD Kabupaten Semarang sudah mengirimkan surat edaran kepada para camat untuk meningkatkan kewaspadaan dan melaksanakan upaya mitigasi bencana itu.

Beberapa kecamatan yang memiliki topografi dataran tinggi dan rawan bencana tanah longsor diantaranya Kecamatan Sumowono, Jambu, Banyubiru, dan Kecamatan Getasan.

Baca Juga: Kriteria Kandidat Ketua Asprov PSSI Jateng Diubah, Komite Pemilihan Salin Statuta

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Aktivitas Gempa Swarm Kembali Guncang Ambarawa

Jumat, 14 Januari 2022 | 19:34 WIB

BPN Serahkan 645 Sertifikat Aset Pemkab Semarang

Jumat, 14 Januari 2022 | 09:45 WIB

Misa Natal 2021, Seluruh Gereja Sudah Disterilkan

Jumat, 24 Desember 2021 | 20:00 WIB
X