Jelang Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, Pemkot Semarang Berupaya Cegah Penyebaran Covid-19

- Jumat, 26 November 2021 | 10:30 WIB
Kepala Dinkes Kota Semarang, dr Abdul Hakam/Foto Istimewa
Kepala Dinkes Kota Semarang, dr Abdul Hakam/Foto Istimewa

SEMARANG, suaramerdeka.com - Pemkot Semarang terus berupaya mencegah penyebaran Covid 19 menjelang perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Abdul Hakam mengatakan agar momen Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 tidak menjadi ledakan kasus Covid-19 gelombang tiga, pihaknya siap melakukan penyediaan tempat isolasi.

Menurutnya, Kota Semarang memiliki Kampung Siaga Candi Hebat, yang bisa digerakkan kembali jika sewaktu-waktu dibutuhkan tempat isolasi.

Pasalnya, setiap kelurahan telah memiliki tempat isolasi bagi warga yang terpapar Covid-19.

Baca Juga: Endorse Terniat Bikin Ngakak Warganet, Fadil Jaidi Jadi Selebgram Nomor 1 di Indonesia

Dinkes Semarang juga terus melakukan random sampling serta edukasi kepada masyarakat agar tidak ada ledakan kasus gelombang tiga Covid-19.

"Begitu ada kasus, bisa difasilitasi dulu. Misal ada gejala, kami geser ke isoter. Untuk memgaktifkan kembali Kampung Siaga Candi Hebat, kami tinggal komunikasi dengan Pak Wali, Forkopimda, dan semua jajaran," katanya, belum lama ini.

Hakam menambahkan, ketersediaan tempat isolasi di rumah sakit masih ada 1.000 tempat tidur. Saat ini, pasien suspek atau probable juga dirawat di rumah sakit.

Pemerintah pusat akan menerapkan PPKM Level 3 yang berlaku nasional mulai 24 Desember 2021 - 2 Januari 2022.

Baca Juga: Rilis Video Klip Kenang Vanessa Angel, Mayang: Gak Ada Niatan Buat Aji Mumpung

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hendi: Pungut Biaya di Luar Ketentuan, Binasakan

Selasa, 7 Desember 2021 | 19:53 WIB
X