Pemkot Semarang Menangkan PK, Lapangan Kalicari Kembali Jadi Aset Pemerintah

- Jumat, 26 November 2021 | 09:24 WIB
Lapangan Kalicari Semarang . (suaramerdeka.com / dok)
Lapangan Kalicari Semarang . (suaramerdeka.com / dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang akhirnya berhasil mempertahankan aset tanah yang berada di Kelurahan Kalicari, atau biasa disebut sebagai Lapangan Kalicari.

Kepastian tersebut didapatkan seiring dengan dikabulkannya pengajuan Peninjauan Kembali Nomor 259/PK/Pdt/2021 yang diajukan tim kajian hukum Pemkot Semarang oleh Majelis Hakim Pemeriksa Mahkamah Agung Republik Indonesia, yang diketuai oleh Sudrajad Dimyati, SH.,MH.

Dengan dikabulkannya Peninjauan Kembali (PK) tersebut maka secara otomatis membatalkan Putusan Mahkamah Agung Nomor 3010K/Pdt/2018 tanggal 13 Desember 2018 juncto Putusan Pengadilan Negeri Semarang Nomor 578/Pdt/2017/PT. Smg juncto Putusan Pengadilan Negeri Semarang Nomor 347/Pdt.G/2016/PN Smg tanggal 3 Agustus 2017.

Kepala Bagian Hukum Setda Kota Semarang, Satrio Imam Poetranto pun mengaku bersyukur atas adanya putusan itu.

Baca Juga: Timnas Indonesia Kalahkan Myanmar, Shin Tae-yong Masih Soroti Kesalahan Pemain

Dia menekankan jika keberhasilan upaya mempertahankan aset Lapangan Kalicari tersebut merupakan hasil dari kerja sama baik yang diberikan Kejaksaan Negeri Kota Semarang kepada Pemerintah Kota Semarang, sehingga dapat adanya penandatanganan perjanjian kerja sama pada tahun 2020.

Untuk itu Pemkot Semarang pun mengucapkan terima kasih kepada Kejari Kota Semarang.

Di mana upaya hukum luar biasa peninjauan kembali tersebut sendiri dilakukan melalui Surat Kuasa Khusus dari Pemerintah Kota Semarang kepada Kepala Kejaksaan Negeri Kota Semarang saat itu, Sumurung Pandapotan Simaremare yang kemudian disubstitusikan kepada Dyah Ayu Wulandari, selaku Jaksa Pengacara Negara.

“Mewakili Pemerintah Kota Semarang kami berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat membantu, terkhusus untuk Kajari Kota Semarang saat kerja sama dimulai, yaitu bapak Sumurung Pandapotan Simaremare, Kajari Kota Semarang saat ini bapak Transiswara Adhi yang kemudian melanjutkannya, juga Kasi Datun Kejari Kota Semarang ibu Dyah Ayu Wulandari,” tutur Imam.

Baca Juga: Larangan Mudik Tanpa Kesadaran Masyarakat Tidak Cukup, Perlu Terus Disosialisasikan

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Baznas Wisuda 32 Sarjana Penerima Beasiswa Produktif

Senin, 29 November 2021 | 23:25 WIB

Dinkes Kota Semarang Juara 1 IT Kesehatan

Senin, 29 November 2021 | 21:56 WIB

Buruh Jateng Kembali Demo, Tolak UMP 2022

Senin, 29 November 2021 | 20:07 WIB

DAS Rawan Banjir di Kota Semarang Terpantau Masih Aman

Senin, 29 November 2021 | 13:43 WIB

Semarang Jadi Kota Pembangunan Terbaik di Indonesia

Minggu, 28 November 2021 | 22:20 WIB

Kota Semarang Tuan Rumah AHL Germas Tingkat Nasional

Minggu, 28 November 2021 | 19:26 WIB
X