Penyewa Hotel Tonotel Minta Penundaan Penyegelan, Ini Alasannya

- Rabu, 24 November 2021 | 11:16 WIB
Hotel Tonotel. (suaramerdeka.com/Eko Fataip)
Hotel Tonotel. (suaramerdeka.com/Eko Fataip)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Penyewa Hotel Tonotel meminta tim kurator bersama juru sita Pengadilan Negeri (PN) Semarang menunda penyegelan hotel tersebut, yang rencananya dilakukan pada 1 Desember 2021 mendatang.

Upaya menghentikan penyegelan hotel masih terus dilakukan pascapermohonan gugatan perlawanan yang diajukan penyewa hotel melalui tim kuasa hukum ditolak petugas pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) PN Semarang.

Menurut kuasa hukum Hotel Tonotel, Soegijartono, alasannya masih gugatan lain terkait objek sengketa yang tengah dalam proses kasasi.

Baca Juga: Pasar Johar Kini Lebih Nyaman dan Enak, Pengunjung Berharap Dipertahankan

"Kali ini kami melayangkan surat permohonan penundaan penyegelan. Permohonan penundaan penyegelan dilakukan dikarenakan masih ada gugatan lain terkait objek sengketa, yang saat ini dalam proses kasasi yaitu perkara nomor 22/Pdt.Sus-Pailit/2018/PN.Smg," kata Soegijarto, Rabu, 24 November 2021.

Perkara yang dimaksud belum berkekuatan hukum tetap (inkrah). Karena itu, pihaknya mengajukan permohonan penundaan.

"Sebelumnya gugatan perlawanan kami ditolak dengan alasan yang sama yaitu ada perkara yang masih proses kasasi," ujarnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Semarang 24 November: Berawan Tebal, Ada Potensi Diguyur Hujan Ringan

Dalam surat permohonannya, dengan ditolaknya gugatan Derden Verset oleh PTSP, maka bertentangan dengan asas equality before the law.

Padahal, gugatan diajukan oleh penyewa, bukan pihak yang sama dalam perkara sebelumnya.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hendi: Pungut Biaya di Luar Ketentuan, Binasakan

Selasa, 7 Desember 2021 | 19:53 WIB
X