Modul Reproduksi Remaja Jalanan Diluncurkan, Cegah Risiko Kerugian di Masa Depan

- Selasa, 23 November 2021 | 17:02 WIB
SAMPAIKAN MATERI: Dosen FKM Undip Zahroh Shaluhiyah memaparkan materi dalam pelaksanaan workshop diseminasi model pendidikan kesehatan reproduksi remaja binaan Dinas Sosial Kota Semarang. (Suaramerdeka.com Hari Santoso)
SAMPAIKAN MATERI: Dosen FKM Undip Zahroh Shaluhiyah memaparkan materi dalam pelaksanaan workshop diseminasi model pendidikan kesehatan reproduksi remaja binaan Dinas Sosial Kota Semarang. (Suaramerdeka.com Hari Santoso)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Kaum remaja perlu mendapatkan informasi yang lengkap mengenai kesehatan reproduksi untuk mencegah kemungkinan risiko yang bisa merugikan masa depan.

Hal ini terutama untuk remaja binaan dinas sosial yang memiliki kondisi berbeda dan lebih berisiko sehingga perlu mendapatkan pendekatan khusus

Sebagai usaha memberikan edukasi secara luas Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Undip bekerjasama dengan Direktorat Kesehatan Keluarga Kementerian Kesehatan meluncurkan modul kesehatan reproduksi.

Baca Juga: Velove Vexia Posting Foto Mesra dengan Pria Berpeci, Resmi Menikah?

Modul tersebut berbentuk mirip majalah, diisi kesatuan bahan dan materi yang dapat dipelajari secara mandiri oleh pengasuh. Selain modul dibuat pula komik dan film untuk mendukung pemahaman tentang kesehatan reproduksi remaja, khususnya bagi remaja jalanan binaan Dinas Sosial Kota Semarang.

“Modul ini dibuat berdasarkan hasil analisis kebutuhan dan permasalahan kesehatan yang dihadapi remaja binaan Dinas Sosial Kota Semarang.

Materi di dalam modul berisi pengetahuan dan pemahaman lengkap terkait kesehatan reproduksi,” kata Dekan FKM Dr Budiyono, SKM MKes saat memberikan sambutan dalam pelaksanaan workshop diseminasi model pendidikan kesehatan reproduksi remaja binaan Dinas Sosial Kota Semarang.

Baca Juga: Bakal Nikahi Park Shin Hye Tahun Depan, Ini Profil Choi Tae Joon

Hadir tim penyusun modul yakni ketua, Drg Zahroh Shaluhiyah MPH PhD, serta anggota Dr dr Bagoes Widjanarko MPH, Aditya Kusumawati SKM MKes, Novia Handayani SKM MA MKes, dan Ratih Indraswari SKM MKes. Adapun dari Kementerian Kesehatan, diundang dr Weni Muniarti MPH.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kejari Bantu Pemkot Tagih Piutang Pajak

Jumat, 3 Desember 2021 | 22:33 WIB

Nyali Besar, Panjat Tower 30 Meter Tanpa Gemetar

Kamis, 2 Desember 2021 | 14:14 WIB
X