Aplikasi Pusaka, Terima Aduan dan Konsultasi Layanan Keluarga

- Kamis, 10 Juni 2021 | 21:31 WIB
foto: jatengprov/dok
foto: jatengprov/dok

SALATIGA, suaramerdeka.com - Wali Kota Salatiga, Yuliyanto meresmikan layanan terintegrasi lintas fungsi Pusat Sahabat Keluarga (Pusaka) secara online, di Rumah Dinas Wali Kota, Rabu (9/6/2021). Layanan tersebut untuk memberikan solusi atas permasalahan keluarga yang muncul pada masyarakat Salatiga.

“Melalui website Pusaka (www.pusaka.salatiga.go.id dan call center 081212160212), masyarakat bisa mengadukan atau berkonsultasi mengenai masalah keluarga, dari rumah atau dari mana pun melalui handphone,” ujar Yuliyanto.

Wali kota mengatakan, Pusaka tidak hanya fokus dalam perlindungan terhadap korban kekerasan. Tetapi juga menjadi wahana untuk mengedukasi masyarakat mengenai berbagai permasalahan keluarga.

Baca Juga: Masa Depan Anak Ditentukan Gizi yang Baik, Stunting Wajib Dicegah

Dengan adanya fungsi edukasi, diharapkan akan dapat meminimalisasi munculnya konflik-konflik di ranah keluarga. Oleh karena itu, Yuliyanto meminta para camat dan lurah untuk menyosialisasikan Pusaka kepada seluruh masyarakat, agar segala bentuk permasalahan keluarga yang muncul segera mendapatkan solusi.

“Saya harap pemerintah dapat membantu memberikan solusi yang terbaik, dalam menyelesaikan isu-isu sosial dari lingkungan keluarga. Semakin membantu dan membuat masyarakat akan lebih sejahtera,” katanya.

Baca Juga: Vaksinasi Massal di Bandung Sedot Atensi, Warga Berkerumun

Kepala DP3APPKB, Henni Mulyani, mengungkapkan, Pusaka merupakan sinergitas dari OPD dan instansi vertikal di Kota Salatiga, yang berperan aktif dan proaktif berkontribusi dalam mewujudkan keluarga yang bahagia, harmonis, dan sejahtera di masyarakat.

“Konseling bisa dilakukan untuk permasalahan bayi, anak, remaja, lansia, Keluarga Berencana, pranikah dan stunting. Atau jika masyarakat melihat bahkan mengalami kekerasan dalam rumah tangga, dijamin identitas pelapor aman. Selain itu Pusaka juga menyediakan data kependudukan, layanan rehabilitasi, dan trauma healing tidak berbayar,” ungkap Henni.

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

Kronologi Sengketa Komplek Bubakan

Jumat, 11 Juni 2021 | 19:50 WIB
X