Semarang Terima Limpahan Pasien dari Kudus, Kasus Covid Melonjak 1040 Orang, Tempat Wisata Ditutup Berkala

- Selasa, 8 Juni 2021 | 19:22 WIB
Kepala Dinkes Kota Semarang, dr Abdul Hakam/Foto Istimewa
Kepala Dinkes Kota Semarang, dr Abdul Hakam/Foto Istimewa

''Dari Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi sudah mengelurkan kebijakan pengetatan PPKM Mikro. Jadi masyarakat juga harus aktif untuk memenuhi protokol kesehatan,'' tambahnya.

Baca Juga: Tak Hanya Taktikal, Dragan juga Tekankan Pentingnya Komunikasi Antar Pemain

Pelaksanaan PPKM mikro juga diterapkan di sektor pariwisata yang akan dilakukan pengetatan mulai dari sterilisasi, pembatasan pengunjung dan jam operasional.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang Indriyasari mengatakan, tempat wisata yang dikelola Pemkot akan dilakukan tutup secara berkala.

"Tutup berkala ini bukan untuk membatasi akses pengunjung tapi lebih ke pembersihan total. Jadi setiap Senin dan Selasa akan tutup dan dilakukan pembersihan di lokasi wisata yang banyak dikunjungi," katanya, Selasa (8/6).

Tempat wisata yang dikelola Pemkot Semarang, di antaranya Taman Satwa Semarang Zoo, Taman Lele, Goa Kreo, dan lainnya. Sementara itu untuk rumah makan, restoran dan cafe serta tempat hiburan lainnya pembatasan masih seperti dulu baik jumlah pengunjung dan jam operasional.

Baca Juga: Pelatihan Software HEC RAS Bagi Penyedia Jasa Konstruksi dan Akademisi

"Jadi bagi masyarakat jika ada tempat makan, restoran kafe yang buka lebih dari jam 11 malam tolong infokan ke kami dam akan berikan tindakan tegas," ujarnya.

Sebelumnya, untuk mencegah penyebaran dan penularan Covid-19, GOR Tri Lomba Juang Semarang juga sementara ditutup dari aktivitas masyarakat. Rencananya, GOR Tri Lomba Juang akan ditutup mulai 7 Juni 2021, hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sungai Jebol, Mangkang Wetan Dilanda Banjir

Senin, 17 Januari 2022 | 19:20 WIB
X