Kurangi Pencemaran Emisi Gas Buang, DLH Canangkan Tanam 2.000 Pohon

- Selasa, 8 Juni 2021 | 18:37 WIB
Kepala Terminal Tipe A Mangkang, Reno Adi Pribadi, didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang Sapto Adi Sugihartono, saat menanam pohon di area terminal tersebut, Selasa (8/6)
Kepala Terminal Tipe A Mangkang, Reno Adi Pribadi, didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang Sapto Adi Sugihartono, saat menanam pohon di area terminal tersebut, Selasa (8/6)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang mencanangkan program penanaman 2.000 pohon yang rencananya akan dilaksanakan berpusat di lima titik.

Untuk tahap pertama penanaman pohon, dilaksanakan di Semarang Zoo dan Terminal Tipe A Mangkang.

Kepala DLH Kota Semarang, Sapto Adi Sugihartono, mengatakan, kegiatan penanaman tersebut dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada 5 Juni 2021 yang bertema Restorasi Lingkungan (Environment Restoration).

Baca Juga: Ini 8 jenis lelah yang disukai oleh Allah SWT (Part 1)

Tujuannya, untuk upaya mengembalikan ekosistem ke kondisi awal mula. Salah satu caranya dengan merestorasi kualitas udara yang ada di Kota Semarang.

''Kami berusaha meningkatkan produksi oksigen di Kota Semarang. Seperti membuat perindangan dan kesegaran yang ada dengan menanam pohon, yang terus dilaksanakan setiap Selasa. Penanaman 2.000 pohon dibagi ke lima titik utama, dan juga menginstruksikan kepada 177 kelurahan di Kota Semarang agar menanam minimal 20 pohon,'' ujar dia, Selasa (8/6).

Dirinya mengaku, jika penanaman dalam jumlah terbatas akan efektif jika berlangsung terus-menerus. Semua pohon, lanjut dia, memang memiliki daya produksi oksigen yang berbeda-beda karena bermacam-macam jenisnya.

Baca Juga: Sandiaga Buka Sentra Vaksin Covi-19, Sasar Pelaku Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Untuk pohon perindang dan memberikan keindahan, bisa ditanam di taman. Sementara untuk ketahanan pangan, tanaman yang memiliki produksi buah atau sayuran dapat ditanam di lingkungan perumahan.

''Kalau kami tentunya menanam pepohonan yang dapat tumbuh bertahun-tahun, besar, dan memberikan keteduhan. Jenis pepohonan ini tentunya sesuai dengan yang konservasi lingkungan. Seperti tanaman perdu, trembesi, pule, dan tabebuya. Tentunya melihat lokasinya, jika ada kabel listrik di lingkungan sekitar maka jangan terlalu besar pohonnya,'' terang dia.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

PDIP Salatiga Bantu 1.000 Dosis Vaksin

Senin, 25 Oktober 2021 | 19:34 WIB

Bupati Demak Resmikan Halte Livin' by Mandiri

Senin, 25 Oktober 2021 | 05:13 WIB

Hendi Minta FKPPI Kawal Persatuan NKRI

Minggu, 24 Oktober 2021 | 20:55 WIB
X