Ketua DPRD Kota Semarang Dukung Gerakan Selasa Naik Angkutan Umum, Ini Buktinya

- Selasa, 8 Juni 2021 | 11:45 WIB
Ketua DPRD Kota Semarang Kadarlusman naik angkot sebagai wujud dukungan Selasa Naik Angkutan Umum. (suaramerdeka.com/Jati Prihatnomo) (Jati Prihatnomo)
Ketua DPRD Kota Semarang Kadarlusman naik angkot sebagai wujud dukungan Selasa Naik Angkutan Umum. (suaramerdeka.com/Jati Prihatnomo) (Jati Prihatnomo)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang, Kadarlusman mendukung gerakan Selasa Naik Angkutan Umum.

Hal itu dia buktikan saat berangkat ke kantornya Selasa, 8 Juni 2021.

Pria yang akrab disapa Pilus itu memilih naik angkot dari rumahnya yang berada di daerah Mangkang menuju kantornya yang terletak di Jalan Pemuda.

Baca Juga: Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Tempat Wisata Akan Tutup Berkala

“Tadinya ingin naik BRT, tapi BRT kok kayaknya rame, turunnya juga nggak bisa langsung Balaikota, kalau angkot bisa, juga sepi tidak seperti saat sebelum pandemi, naik angkot juga tidak berjubel seperti BRT meski BRT juga menjalankan prokes, tapi kalau sepi nyaman naik angkot,” ujarnya.

Selain itu, alasan memilih naik angkot menurutnya lebih sepi sekaligus dapat berbagi rezeki dengan sopir.

“Naik angkot saja sekalian berbagi rezeki dengan sopir, supaya ada tambahan penghasilan,” terangnya.

Baca Juga: Gelar Operasi Yustisi, Polres Demak Bersama Satgas Gabungan Bagikan Masker Gratis

Pilus berharap, gerakan setiap Selasa menggunakan angkutan umum atau ojek online bagi seluruh pegawai di lingkungan Pemkot Semarang bisa diikuti oleh masyarakat Kota Semarang.

Pilus juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak khawatir jika menaiki transportasi umum apapun, sebab prokes juga dilaksanakan.

“Ini kan baru uji coba untuk yang pertama, mudah-mudahan bisa diikuti masyarakat umum di Selasa berikutnya, agar bisa mengurangi polusi dan kebisingan akibat banyaknya kendaraan pribadi di jalanan, juga berbagi dengan teman-teman angkot,” pungkasnya.

Pilus berharap, gerakan setiap Selasa menggunakan angkutan umum atau ojek online bagi seluruh pegawai di lingkungan Pemkot Semarang bisa diikuti oleh masyarakat Kota Semarang. Pilus juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak khawatir jika menaiki transportasi umum apapun, sebab prokes juga dilaksanakan.

“Ini kan baru uji coba untuk yang pertama, mudah-mudahan bisa diikuti masyarakat umum di Selasa berikutnya, agar bisa mengurangi polusi dan kebisingan akibat banyaknya kendaraan pribadi di jalanan, juga berbagi dengan teman-teman angkot,” pungkasnya.

Diketahui, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi membuat aturan bagi pegawai Pemkot Semarang untuk menggunakan transportasi umum setiap Selasa, mulai tanggal 8 Juni hingga 6 Juli 2021.

Hendi berharap, kebijakan ini dapat didukung oleh para pelaku jasa transportasi umum dan daring yang ada di Kota Semarang.

"Saya harap untuk dapat meningkatkan pelayanannya agar masyarakat dapat lebih nyaman beraktifitas dengan transportasi umum dan daring," ujarnya, baru-baru ini.

Halaman:
1
2

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pasar Karangawen Terbakar, 229 Los dan Kios Ludes

Kamis, 20 Januari 2022 | 10:36 WIB
X