Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Tempat Wisata Akan Tutup Berkala

- Selasa, 8 Juni 2021 | 10:16 WIB
kasus covid-19. (pikiran-rakyat) (Cun Cahya)
kasus covid-19. (pikiran-rakyat) (Cun Cahya)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Naiknya kasus positif di Kota Semarang membuat Pemkot Semarang melakukan pengetatan PPKM Mikro.

Salah satunya di sektor pariwisata yang akan dilakukan pengetatan mulai dari sterilisasi, pembatasan pengunjung dan jam operasional.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang Indriyasari mengatakan, tempat wisata yang dikelola Pemkot akan dilakukan tutup secara berkala.

Baca Juga: Pasar Sukorejo Kendal Kebakaran, Polisi Masih Selidiki Penyebabnya

"Tutup berkala ini bukan untuk membatasi akses pengunjung tapi lebih ke pembersihan total. Jadi setiap Senin dan Selasa akan tutup dan dilakukan pembersihan di lokasi wisata yang banyak dikunjungi," katanya, Selasa 8 Juni 2021.

Sementara itu untuk rumah makan, restoran dan cafe serta tempat hiburan lainnya pembatasan masih seperti dulu baik jumlah pengunjung dan jam operasional.

"Jadi bagi masyarakat jika ada tempat makan, restoran kafe yang buka lebih dari jam 11 malam tolong infokan ke kami dam akan berikan tindakan tegas," ujarnya.

Baca Juga: Gelar Operasi Yustisi, Polres Demak Bersama Satgas Gabungan Bagikan Masker Gratis

Pemerintah Kota Semarang mengumumkan prosedur baru terkait penanganan covid-19.

Dalam rilis yang diterbitkan oleh kesekretariatan daerah ada beberapa poin penting yang menjadi perhatian Pemkot Semarang, di antaranya mengenai pengetatan Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan ramainya kunjungan tempat wisata.

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pasar Karangawen Terbakar, 229 Los dan Kios Ludes

Kamis, 20 Januari 2022 | 10:36 WIB
X