Suara Merdeka Ngobrol Sore Bareng WCD, Volume Sampah Makin Banyak, Pak!

- Kamis, 18 November 2021 | 19:59 WIB
Bincang sore World Clean-up Day (WCD) bersama Suara Merdeka Network di Balai Kota Semarang, Kamis, 18 November 2021. (Suaramerdeka.com/Agus Toto W)
Bincang sore World Clean-up Day (WCD) bersama Suara Merdeka Network di Balai Kota Semarang, Kamis, 18 November 2021. (Suaramerdeka.com/Agus Toto W)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Gerakan resik-resik lingkungan dari sampah terus digemakan World Clean-up Day (WCD).

Gerakan WCD bertujuan untuk membangun kesadaran masyarakat peduli dengan sampah.

WCD menjadi gerakan massal dari berbagai latar belakang. Baik individu, komunitas, swasta, maupun instansi pemerintah.

Baca Juga: Aja Mangan Lamun Durung Luwe

“Gerakan WCD ini ingin mengubah pola laku masyarakat, yang semula cuek dengan sampah, kemudian semakin peduli.

Semula buang sampah sembarangan menjadi buang sampah pada tempatnya, bahkan menjadi pemilah sampah,” ungkap Ainninditya Noer, Leader WCD Kota Semarang saat bincang sore di Balai Kota Semarang, Kamis, 18 November 2021.

Obrolan sore bersama generasi muda itu berlangsung ringan namun kontekstual bersama Suara Merdeka Network.

Hadir Wapemred Suara Merdeka Triyanto Triwikromo, Pemred suaramerdeka.com Agus Toto Widyatmoko, Manager Marcomm Youlanda, Manager Pemasaran Eko Fitriyanto, dan Kepala Perwakilan Semarang Doni Nugroho.

Baca Juga: Ormas Expo 2021: Forum Peduli Bangsa Bantu Usaha Masyarakat

Ainnin menuturkan selama tiga tahun bersama WCD volume sampah di Kota Semarang tak menunjukkan penurunan.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Parkir Tepi Jalan Akan Diberlakukan Elektronik

Selasa, 25 Januari 2022 | 21:44 WIB

Kauman Kampung Quran Jadi Jejak Syiar Peradaban Islam

Senin, 24 Januari 2022 | 07:45 WIB
X