Angka Covid-19 Kota Semarang Meningkat, Ketaatan Prokes Turun 2 Persen

- Senin, 7 Juni 2021 | 15:22 WIB
penanganan covid-19. (pikiran-rakyat) (Cun Cahya)
penanganan covid-19. (pikiran-rakyat) (Cun Cahya)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Angka Covid-19 di Kota Semarang mulai meningkat, salah satu halnya adalah indeks penularan dari Kabupaten Kudus yang sampai saat ini merupakan tertinggi di Jawa Tengah.

Peningkatan kasus positif di Kota Semarang juga dibarengi dengan menurunnya ketaatan dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Abdul Hakam menjelaskan angka ketaatan protokol kesehatan di Kota Semarang yang tadinya 75 persen turun 2 persen menjadi 73 persen.

Baca Juga: Kabar Beredar Dana Haji untuk Pembangunan Infrastruktur, DPR: Sama Sekali Tidak Benar

"2 persen itu paling banyak adalah rendahnya memakai masker," jelasnya, Senin 7 Juni 2021.

Hakam berharap dengan adanya PPKM Mikro yang sudah diterapkan mulai hari ini bisa mengembalikan ketaatan masyarakat terhadap protokol kesehatan.

"Adanya PPKM Mikro lebih ketat ini agar masyarakat bisa lebih menaati protokol kesehatan dan dengan bantuan TNI-Polri ini juga membantu mensosialisasikan tertib protokol kesehatan," ungkapnya.

Baca Juga: Asrama Haji Donohudan Jadi Tempat Isolasi Mandiri Pasien Covid-19 Asal Kudus

Prinsipnya, lanjut Hakam, yang harus tetap diterapkan adalah 5M karena itu menjadi kunci utama ditambah vaksinasi.

Hakam menambahkan hampir kasus harian rata-rata ada 70 sampai 80 pasien positif Covid-19 yang masuk ke rumah dinas Wali Kota Semarang untuk isolasi.

Berdasarkan data di laman https://siagacorona.semarangkota.go.id, Senin 7 Juni 2021 hingga pukul 14.30 WIB, terdapat 871 orang positif Covid-19 yang dirawat dengan 488 dari Kota Semarang dan 387 orang di antaranya merupakan warga luar kota Semarang

Adapun jumlah korban meninggal akibat virus ini tercatat mencapai 3.045 orang.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X