Ada 12 Klaster Penyebaran Covid-19 di Semarang, Terbanyak Indeks Kasus dari Kudus

- Senin, 7 Juni 2021 | 15:02 WIB
penanganan covid-19. (pikiran-rakyat) (Cun Cahya)
penanganan covid-19. (pikiran-rakyat) (Cun Cahya)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Meningkatnya kasus positif Covid-19 di Kota Semarang dikarenakan ada penyebaran virus Corona di 12 klaster dan terbanyak indeks kasus dari Kabupaten Kudus.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Abdul Hakam menjelaskan klaster tersebut kebanyakan berasal dari Kudus dan menjadi klaster di Kota Semarang seperti klaster pekerja, klaster halal bi halal, klaster kampung.

"Mereka dari Kudus kerja ke Semarang dan menularkan, ada yang silaturahmi ke Semarang dan menular," katanya, Senin 7 Juni 2021.

Baca Juga: Tinjau Penanganan Covid-19 di Pati, Ini Pesan Panglima TNI ke Bupati

Hakam menambahkan keterisian ruang isolasi total baik itu di rumah sakit dan rumah dinas Wali Kota sudah 66 persen. Sedang di rumah dinas sampai saat ini sudah terisi 155 dari 206 ruang.

"Kalau pasien Covid-19 dari Kudus ada sekitar 100 lebih paling banyak ada di Wongsonegoro, Kariadi dan Tlogorejo," ujarnya.

Jika nantinya keterisian ruang isolasi hampir menipis, Pemkot Semarang akan melakukan penambahan ruang isolasi baik di rumah sakit maupun di rumah dinas.

Baca Juga: PTM Dilakukan Terbatas dan Hati-hati, Jokowi: Jangan Sampai Muncul Klaster Baru

Berdasarkan data di laman https://siagacorona.semarangkota.go.id, Senin 7 Juni 2021 hingga pukul 14.30 WIB, terdapat 871 orang positif Covid-19 yang dirawat dengan 488 dari Kota Semarang dan 387 orang di antaranya merupakan warga luar kota Semarang.

Adapun jumlah korban meninggal akibat virus ini tercatat mencapai 3.045 orang.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X