Khawatir Muncul Klaster Pengacara, Tim Satgas Covid-19 Diminta Turun Tangan

- Senin, 7 Juni 2021 | 11:23 WIB
Tim kuasa hukum tersangka kasus ujaran kebencian bernada SARA, saat berkoordinasi di Pengadilan Negeri Semarang. (suaramerdeka.com/Eko Fataip) (Eko Fataip)
Tim kuasa hukum tersangka kasus ujaran kebencian bernada SARA, saat berkoordinasi di Pengadilan Negeri Semarang. (suaramerdeka.com/Eko Fataip) (Eko Fataip)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Tersangka kasus ujaran kebencian bernada SARA, R Winindya Satriya (RWS), dinyatakan positif Covid-19.

Karenanya, pelimpahannya ke Kejati Jateng dan penahanannya batal dilakukan.

Sebelum diketahui positif Covid-19, tersangka sempat berkoordinasi dengan para kuasa hukumnya yang jumlahnya mencapai 35 orang di Polda Jawa Tengah.

Baca Juga: GOR Tri Lomba Juang Semarang Dibuka Jika Tren Covid-19 Turun

Kuasa hukum pelapor, M Dias Saktiawan mengatakan, para pengacara tersebut berpotensi terpapar Covid-19.

Ia juga khawatir akan memunculkan klaster baru.

"Mereka sempat berkoordinasi sehingga memungkinkan terjadi kontak fisik dengan tersangka yang dinyatakan positif Covid-19," kata Dias, Senin, 7 Juni 2021.

Baca Juga: Sekda Kota Semarang Terima Kartu Anggota NU

Karena itu, ia meminta tim Satgas Covid-19 Kota Semarang untuk turun tangan melakukan tracing dan tes kepada mereka.

Terlebih, beberapa di antaranya diketahui juga sudah terpapar atau reaktif.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Nelayan Rawapening Dilindungi Asuransi

Selasa, 30 November 2021 | 21:46 WIB

Realisasi PBB Melebihi Target Rp10,4 M

Selasa, 30 November 2021 | 21:07 WIB
X