KPID Jateng Kirim Rekomendasi Penindakan Sinetron Suara Hati Istri- Zahra ke KPI Pusat

- Jumat, 4 Juni 2021 | 17:22 WIB
KPID Jateng (suaramerdeka.com/dok)
KPID Jateng (suaramerdeka.com/dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Jawa Tengah telah melakukan pemantauan intensif dan kajian terhadap berbagai aduan terkait Sinetron “Suara Hati Istri: Zahra” yang tayang di salah satu stasiun televisi swasta nasional.

Hasilnya telah dikirimkan kepada KPI Pusat berupa rekomendasi penindakan terhadap program tersebut.

Ari Yusmindarsih, Koordinator Bidang Isi Siaran KPID Jateng mengatakan KPID Jateng memandang tayangan tersebut perlu ditindak tegas karena adanya pemeran usia anak yang berperan sebagai seorang istri dan mendapat perlakuan yang tidak layak.

Baca Juga: Pastikan Penerapan Prokes, Ketua Satgas Blusukan ke Pasar Bitingan Kudus

“tayangan sinetron masih sering menyajikan narasi subordinatif terhadap perempuan. Ini lebih fatal karena korbannya masih usia anak, yang tereksploitasi secara seksual,” tegasnya, Jumat 4 Juni 2021 dikutip dari laman kpid.jatengprov.go.id

Ari menjelaskan ketentuan yang dilanggar dalam sinetron itu adalah Peraturan KPI tentang Standar Program Siaran (SPS) meliputi penghormatan atas norma kesopanan dan kesusilaan (Pasal 9), perlindungan anak (Pasal 15), larangan kekerasan verbal berupa ungkapan kasar dan makian (Pasal 24), dan ketentuan program klasifikasi R / Remaja (Pasal 37).

Baca Juga: Kualifikasi Piala Dunia 2022: Nadeo Marah ke Rizky Ridho Pakai Bahasa Jawa Saat Pertandingan Lawan Thailand

Sementara itu Ketua KPID Jawa Tengah, Muhammad Aulia menambahkan pihaknya mengapresiasi atas atensi masyarakat yang selama ini selalu peduli pada pengembangan siaran sehat di media penyiaran.

Menurutnya aduan tersebut merupakan bentuk kontribusi masyarakat untuk penyiaran yang lebih baik lagi.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X