Vaksinasi Massal di Salatiga Diikuti 6.000 Orang

- Kamis, 3 Juni 2021 | 21:49 WIB
foto: jatengprov/dok
foto: jatengprov/dok

SALATIGA, suaramerdeka.com - Untuk percepatan vaksinasi Covid-19, Pemerintah Kota Salatiga menggelar vaksinasi massal yang diikuti 6.000 orang di Aula Gedung Disbun, Ngawen, Kota Salatiga, selama tiga hari, yakni pada 2-4 Juni 2021.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Salatiga Siti Zuraidah menerangkan, vaksinasi menyasar sejumlah kelompok mulai dari tenaga pendidik, pelayan publik, karyawan bank dan hotel.

Pegawai BUMD, pedagang, kelompok difabel, dan pelaku UMKM. Pihaknya menargetkan satu hari dilakukan penyuntikan kepada 2.000 orang.

Baca Juga: Pemerintah Batalkan Haji, Sekjen MUI: Keselamatan Jiwa Utama, Ada Hikmah dari Allah SWT

Siti menjelaskan pada akhir Mei 2021, DKK Salatiga mendapatkan alokasi vaksin sebanyak 11.229 dosis. Sebanyak 6.000 dosis di antaranya langsung digunakan untuk vaksinasi massal, sedangkan 4.000 dosis lainnya untuk vaksinasi lansia dan pralansia di tiap-tiap Puskesmas.

Sementara, 1.200 dosis untuk vaksinasi dosis kedua yang terjadwal di minggu pertama dan kedua pada Juni 2021.

“Pada pelaksanaan vaksinasi massal ini Dinas Kesehatan telah menyiapkan 12 meja dari masing-masing faskes di Kota Salatiga. Dengan total 48 (orang) tenaga kesehatan di mana setiap meja terdapat empat (orang) tenaga kesehatan. Untuk Kota Salatiga selama vaksinasi dari awal sampai sekarang mendapatkan jenis vaksin berupa Sinovac,” terangnya di sela kegiatan, Rabu (2/6/2021).

Baca Juga: Menanti Tangan Dingin Shin Tae Yong Bersama Timnas

Sementara itu, Wali Kota Salatiga Yuliyanto mengapresiasi Dinas Kesehatan Kota Salatiga yang memberikan pelayanan vaksinasi dengan cepat dan tepat.

“Memang program vaksinasi massal ini membantu percepatan penanganan Covid-19 di Kota Salatiga. (Saya) berharap Kota Salatiga kembali mendapatkan alokasi vaksin dari pusat, sehingga dapat kembali melaksanakan vaksinasi lagi secara massal seperti ini. Dengan vaksinasi yang cepat tertangani, harapan kita pandemi segera usai sehingga perekonomian kembali bangkit,” ujar Yuliyanto.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Sumber: jatengprov

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Aktivitas Gempa Swarm Kembali Guncang Ambarawa

Jumat, 14 Januari 2022 | 19:34 WIB

BPN Serahkan 645 Sertifikat Aset Pemkab Semarang

Jumat, 14 Januari 2022 | 09:45 WIB

BSI-DMI Siapkan Entrepreneur Berbasis Masjid

Jumat, 14 Januari 2022 | 03:42 WIB

Hotel Dafam Pekalongan Kunjungan di Suara Merdeka

Kamis, 13 Januari 2022 | 22:58 WIB
X