59 Perlintasan Sebidang di Grobogan Belum Ditindaklanjuti

- Selasa, 1 Juni 2021 | 16:25 WIB
Petugas dari Dishub Grobogan dan PT KAI Daop IV Semarang meninjau lokasi perlintasan sebidang yang belum ditangani. (SM/Zulkifli Z Fahmi)
Petugas dari Dishub Grobogan dan PT KAI Daop IV Semarang meninjau lokasi perlintasan sebidang yang belum ditangani. (SM/Zulkifli Z Fahmi)

GROBOGAN, suaramerdeka.com - Dari 145 titik perlintasan kereta api di Kabupaten Grobogan, 59 titik di antaranta belum ditindaklanjuti dengan pengaman. Perlintasan itu tersebar di sepanjang jalur kereta api Kabupaten Grobogan

Kepala Dinas Perhubungan Agung Sutanto mengatakan dari 145 titik perlintasan, 13 titik sudah diberi pengaman palang pintu automatis.

Sedangkan di 73 titik dikelola dengan pihak desa setempat serta ditempatkan petugas penjaga.

Baca Juga: 51 Pegawai Disingkirkan, KPK Sebut Ini Tak Terkait TWK

"Sebelumnya sudah kami sosialisasikan dengan PT KAI Daop IV Semarang, terkait meningkatkan keselamatan perlintasan kereta api. Kini ada 59 titik yang belum ditangani," kata Agung Sutanto.

Ada dua pilihan untuk menindaklanjuti perlintasan sebidang itu. Pilihan pertama dilakukan penutupan.

Untuk pilihan kedua tetap dibuka, namun wajib dikelola pihak pemerintah desa setempat dan dijaga selama 24 jam.

Baca Juga: Soal Kuota Haji 2021, Menag: Indonesia Masih Menunggu

"Penjagaan itu nantinya bisa dialokasikan dari APBDes. Harapannya agar tidak banyak lagi korban yang berjatuhan karena perlintasan sebidang ini," harapnya. 

Dengan begitu, pihaknya berkoordinasi dengan PT KAI Daop IV Semarang untuk menindaklanjuti kondisi tersebut.

Mereka meninjau kondisi perlintasan sebidang yang belum ditindaklanjuti itu. Salah satunya perlintasan sebidang du Desa Mangunsari, Kecamatan Tegowanu. 

Perlintasan itu diusulkan untuk dipasang palang pintu automatis. Setelah dilakukan koordinasi dengn pihak terkait, justru diputuskan akan dibangun flyover. Rencana pembangunan menggunakan anggaran dari PT Semen Grobogan.

"Itu untuk menekan angka kecelakaan di perlintasan sebidang. Lantaran per tahun ini, di lokasi yang sama sudah memakan dua korban. Saat ini sedang ditentukan titik pemasangan tiang pancang,” ujarnya.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pelaku Pentas Seni di Grobogan Rindu Mentas

Jumat, 10 September 2021 | 18:22 WIB

Santri Ponpes Fadlul Wahid Divaksin

Selasa, 7 September 2021 | 23:18 WIB

Tradisi 10 Asyura, BKK Pulokulon Santuni Anak Yatim

Kamis, 19 Agustus 2021 | 17:31 WIB
X