Terbukti Langgar Aturan Mudik, Ratusan Non ASN Pemkot Semarang Diberhentikan

- Senin, 31 Mei 2021 | 20:10 WIB
SIDAK: Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi saat sidak ke OPD di kompleks kantor Balai Kota Semarang. (suaramerdeka.com / M Arif Prayoga)
SIDAK: Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi saat sidak ke OPD di kompleks kantor Balai Kota Semarang. (suaramerdeka.com / M Arif Prayoga)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Melanggar aturan larangan mudik pada lebaran Idulfitri 2021 lalu, ratusan pegawai Non ASN Pemkot Semarang diberhentikan alias dipecat.

Non ASN yang diberhentikan ini terbukti ketahuan mengisi daftar hadir (presensi) online dari luar kota. Selain itu juga ada yang tidak mengisi hadir alias absen.

"Sebelum lebaran sudah diingatkan oleh pemerintah pusat supaya tidak mudik baik warga maupun ASN dan Non ASN. Kemudian kami dari Pemkot Semarang juga ada surat edaran yang melarang ASN dan Non ASN untuk tidak mudik dan akan dikenakan sanksi jika melanggar," kata Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, Senin 31 Mei 2021.

Hendi mengaku menyesalkan sikap pegawai non ASN yang terbukti melanggar tersebut meski larangan tersebut sudah disosialisasikan sejak jauh hari.

Baca Juga: SIM C Kini Terbagi Tiga Jenis Berdasarkan Kapasitas Mesin, Ini Perbedaannya

Merujuk pada surat edaran, jika terbukti melanggar aturan akan dikenai sanksi. Jika ASN maka tambahan penghasilan pegawai (TPP) dipotong.

Sementara, jika Non ASN sanksinya yakni pemutusan kontrak kerja. 

"Nah ini sudah kita sampaikan berulang-ulang. Tetapi toh pelanggaran tetap terjadi. Maka konsekuensinya kita merujuk ke surat edaran, maka harus ada sanksi tegas yang diberikan," terangnya.

Hendi mengatakan, non ASN yang melanggar ini diketahui di beberapa kedinasan.

Baca Juga: 8 Juta Dosis Sinovac Tiba di Indonesia, Erick Thohir Minta Vaksinasi Jalan Terus

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kejari Bantu Pemkot Tagih Piutang Pajak

Jumat, 3 Desember 2021 | 22:33 WIB

Nyali Besar, Panjat Tower 30 Meter Tanpa Gemetar

Kamis, 2 Desember 2021 | 14:14 WIB

Realisasi PBB Melebihi Target Rp10,4 M

Selasa, 30 November 2021 | 21:07 WIB
X