Usai Resmikan Masjid, Yayasan Muhammad Khoerullah Siapkan Lahan Ponpes

- Minggu, 14 November 2021 | 19:45 WIB
Ketua Pembina Yayasan Muhammad Khoerullah, H Wahyu Dwi Antoro beserta Biro Kesra Jateng Agung Priyono secara simbolis menandatangani prasasti Masjid Jami Umi Badiah di Dusun Kalikuning, Desa Klepu, Minggu (14/11). (SM/dok)
Ketua Pembina Yayasan Muhammad Khoerullah, H Wahyu Dwi Antoro beserta Biro Kesra Jateng Agung Priyono secara simbolis menandatangani prasasti Masjid Jami Umi Badiah di Dusun Kalikuning, Desa Klepu, Minggu (14/11). (SM/dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Yayasan Muhammad Khoerullah sedang menyiapkan lahan untuk pembangunan pondok pesantren (ponpes) di Dusun Kalikuning, Desa Klepu, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang.

Pada tahap awal, pihak yayasan menyiapkan lahan seluas 2000 meter dan akan dikembangkan seluas 1,3 hektare.

Ponpes tersebut akan dibangun persis di belakang Masjid Jami Umi Badiah yang pada Minggu, 14 November 2021 baru saja diresmikan.

Baca Juga: Guns N Roses (2), Dianggap Lebih Besar dari The Rolling Stones

Ketua Pembina Yayasan Muhammad Khoerullah, H Wahyu Dwi Antoro menuturkan, ia dan istrinya Hj Umi Khoiriyatul Ummah, siap melanjutkan amanah dan perjuangan dari orangtuanya dengan menjaga wakaf masjid tersebut.

Masjid nantinya akan difungsikan untuk shalat berjamaah, shalat jumat, dan berbagai kegiatan keagamaan lain.

Baca Juga: Bank Indonesia Terus Bergerak Sosialisasikan Cinta Bangga Paham Rupiah

"Saya dan keluarga besar almarhum M Khoerullah-Hj Badiah akan melanjutkan khidmah beliau melalui wakaf masjid. Masjid juga akan difungsikan madrasah dan dalam waktu dekat akan dilanjutkan dengan pembangunan pondok pesantren Murottilil Quran," ungkapnya.

Peresmian masjid dihadiri Bupati Semarang Ngesti Nugraha, Wakil Bupati Basari, Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Maruto Hening, Ketua Yayasan M Tafrikan Marzuki dan Ketua Takmir Masjid H Chabib Thowus Ainul Yaqin.

Selain itu, sejumlah kiai dan tokoh agama yang berkesempatan hadir antara lain Habib Farid Al Munawar, KH M Junaedi, KH Mansur, KH M Ulin Nuha, KH Lukmanul Hakim Faqih, KH M Arifin Fanani, dan KH Saifullah Billah, serta Ketua MUI Kabupaten Semarang KH Fathurrahman Thohir.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Nelayan Rawapening Dilindungi Asuransi

Kamis, 9 Desember 2021 | 17:26 WIB

Penggerak Kemandirian Ekonomi Perempuan Nelayan

Rabu, 8 Desember 2021 | 15:37 WIB

Nelayan Rawapening Dilindungi Asuransi

Selasa, 30 November 2021 | 21:46 WIB
X