Pemkab Demak Kuatkan Sinergi BKKBN Melalui Sosialisasikan Bangga Kencana, Didukung DPRD

- Sabtu, 13 November 2021 | 23:47 WIB
Koordinator Bidang Komunikasi, Informasi dan Edukasi BKKBN Jateng, Farida Sumarlin, meberikan pertanyaan seputar KB pada peserta sosialisasi Bangga Kencana. (suaramerdeka.com/Irawan Aryanto)
Koordinator Bidang Komunikasi, Informasi dan Edukasi BKKBN Jateng, Farida Sumarlin, meberikan pertanyaan seputar KB pada peserta sosialisasi Bangga Kencana. (suaramerdeka.com/Irawan Aryanto)

DEMAK, suaramerdeka.com - DRPD Demak mendukung penguatan kembali program keluarga berencana (KB) oleh BKKBN dengan sosialisasi dan edukasi Pembangunan Keluarga Kependudukan dan Keluarga Berencana (Banggakencana). Bersama Pemkab Demak, DPRD mendukung  peningkatkan derajat hidup masyarakat, yang diawali dengan membangun dan mewujudkan keluarga yang produktif, berkualitas, serta sejahtera.

''Kami menyambut baik apa yang dilakukan oleh BKKBN Pusat menginisiasi edukasi dan sosilasisasi. Karena Demak menjadi salah satu Kabupaten yang cukup tinggi ledakan penduduknya, untuk itu, harus kembali dikuatkan dan diberikan edukasi program KB,'' papar  Wakil Ketua DPRD Demak, Zayinul Fata ditempat pemancingan dan rumah makan Bulek, di Bonang, Demak, kemarin.

Pihaknya lebih lanjut memaparkan, komitmennya untuk mengawal Pemkab bersama BKKBN terutama sektor pengendalian penduduk.

Baca Juga: Gudang Pabrik PT Kaelo Sumber Kasih Sayung Terbakar

''Karena kami sepakat faktor kemiskinan, pengangguran kesejahteraan menjadi salah satu indikator penting kualitas berkehidupan. Termasuk juga menunjang kinerja anggaran fungsi kader penyuluh. Selain itu, sinergi dengan Fatayat dan Muslimat NU merupakan langkah yang strategis dilapangan dalam mewujudkan pembangunan program KB,'' jelasnya.

Sedangkan Kepala Biro Umum dan Humas BKKBN Pusat, Putut Riyanto mengakui era desentralisasi atau otonomi daerah, program KB sempat meredup, artinya menurun.

Namun sejak dikeluarkannya UU No 52 Tahun 2009 Tentang Perkembangan Kependudukan  dan Pembangunan Keluarga maka BKKBN mencoba untuk bangkit kembali dengan
berbagai macam program.

Baca Juga: KUBe Desa Kebonbatur Dilatih Pengolahan dan Pengemasan Kunyit

''Misalnya dengan memperbaharui slogan. Dulu slogannya dua anak cukup sekarang menjadi dua anak lebih sehat. Ini lebih diterima oleh masyarakat. Sehingga masyarakat mulai memahami dan mengatur program kependudukan atau KB. Agar lebih luas kami menggadeng DPR, baik pusat mapun daerah untuk  bisa mendorong memasyarakatkan program KB,'' papar Putut.

Koordinator Bidang Komunikasi, Informasi dan Edukasi BKKBN Jateng, Farida Sumarlin, menegaskan BKKBN ingin meningkatkan keluarga sejahtera.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Perempuan Nelayan Jadi Tumpuan

Jumat, 31 Desember 2021 | 15:32 WIB

Bayar PBB-P2 Tepat Waktu, Warga Gajah Dapat Mobil

Kamis, 23 Desember 2021 | 21:09 WIB

Kerukunan Beragama Jadi Alat Pemersatu Bangsa

Rabu, 22 Desember 2021 | 09:24 WIB
X