Sejumlah Wilayah Masih Rawan Banjir, Sistem Penanganan Banjir Kali Tenggang Semarang Belum Maksimal

- Kamis, 11 November 2021 | 18:44 WIB
Pengendara motor menerobos banjir yang meluap di jembatan Sukarela Tlogosari-Muktiharjo Kidul. (suaramerdeka.com/dok)
Pengendara motor menerobos banjir yang meluap di jembatan Sukarela Tlogosari-Muktiharjo Kidul. (suaramerdeka.com/dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Sejumlah wilayah di Kota Semarang masih rawan banjir.

Saat ini, sejumlah wilayah masih tergenang, setelah hujan lebat yang terjadi Rabu, 10 November 2021.

Dari hasil pantauan, genangan terjadi di Jalan Raya Kemijen-Pengapon dengan ketinggian 20-30 sentimeter.

Kemudian Jalan Raya Kaligawe (Bawah Jembatan Tol) dengan ketinggian 20-40 sentimeter.

Baca Juga: Permendikbud Jadi Kontroversi, Nadiem Bantah Halalkan Seks Bebas dan Perzinaan

Kemudian di RW 1 Kelurahan Lamper Kidul, dengan ketinggian 5-10 sentimeter dan beberapa wilayah di Tlogisari.

Warga Tlogosari Semarang, Maarukhin menerangkan, beberapa wilayah di Tlogosari masih tergenang. Beberapa jalan yang belum ditinggikan, juga tergenang air.

Seperti Jalan UdannTiris, Jalan Satrio Wibowo l sekitar SMK Farmasi, Jalan Truntum, Jalan Seruni, Jalan Kembang Jeruk.

"Saat hujan deras air masuk ke rumah warga. Kemudian di daerah Karang Ingas yang hampir terowongan tol batas Muktiharjo biasanya masih tergenang karena daerah tersebut adalah perkampungan," jelasnya.

Baca Juga: Kantongi Izin Edar, Produk UMKM Bisa Dipasarkan Lebih Luas

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X