Ormas Expo 2021: Lindu Aji Berawal dari Aksi Sosial saat Banjir Bandang

- Kamis, 11 November 2021 | 06:30 WIB
Pengurus Lindu Aji Kota Semarang saat mengikuti Muscab I DPC. (suaramerdeka.com / dok)
Pengurus Lindu Aji Kota Semarang saat mengikuti Muscab I DPC. (suaramerdeka.com / dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Nama Lindu Aji telah lama terdengar sebagai komunitas orang pinggiran khususnya di Semarang.

Lindu Aji sempat dicap sebagai organisasi preman atau komunitas berkumpulnya orang-orang garang.

Bagi yang belum mengetahui benar tentang Lindu Aji, bisa saja mengiyakan pendapat tersebut.

Padahal jika melihat sejarah perkembangan Lindu Aji, terdapat nilai-nilai dan proses panjang hingga seperti saat ini yang bersinergi dengan masyarakat, pemerintah serta TNI-Polri.

Baca Juga: Ketum PSSI Motivasi Pemain Timnas Indonesia, Targetkan Kemenangan di 2 Laga Uji Coba

Ketua Lindu Aji Kota Semarang, Kadar Lusman menerangkan tentang nilai-nilai organisasi.

Sebagaimana asal muasal namanya berasal dari sebuah kesadaran sosial dari Ikhwan Ubaidillah dan kawan-kawan pada saat terjadi bencana banjir bandang di Semarang lebih dari 30 tahun silam.

Saat itu, Ikhwan bersama kawan-kawannya bersepakat untuk membantu korban banjir semampunya dengan dana yang ada di kantong mereka.

"Yang terkumpul disalurkan membeli makanan, kemudian mereka membagikan sendiri. Lelah dan lapar tidak mereka hiraukan demi membantu korban banjir besar yang memakan korban jiwa, harta dan benda," kata tutur Kadar Lusman, Rabu, 10 November 2021.

Baca Juga: Balapan Perdana di Mandalika, 6 Pebalap Astra Honda Bertekad Banggakan Bangsa

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bakso Viral Seafood Korea Ada di Kuliner Kauman

Jumat, 25 November 2022 | 20:04 WIB
X