Program Sanpiisan di Kota Semarang Raih Penghargaan Inovasi Pelayanan Publik

- Selasa, 9 November 2021 | 20:35 WIB
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat menunjukkan penghargaan Top Terpuji Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2021 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, di Balai Kota Selasa (9/11). (SM/Dok)
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat menunjukkan penghargaan Top Terpuji Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2021 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, di Balai Kota Selasa (9/11). (SM/Dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi berkomitmen menangani kasus stunting, Angka Kematian Ibu (AKI) l, dan Angka Kematian Bayi (AKB).

Hal itu diterapkan melalui inovasi Sayangi Dampingi Ibu dan Anak Kota Semarang (Sanpiisan). Hal tersebut mendapatkan apresiasi dari Pemerintah pusat.

Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi itu menerima piagam penghargaan predikat Top Terpuji Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2021 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Selasa (9/11).

Baca Juga: Temui Titik Terang, Pihak MG Suites Serahkan Sertifkat Hibah Musala Nurul Ikhlas Petempen

Inovasi Sanpiisan, terpilih unggul masuk di deretan Top 45 dari total 3.000 inovasi lain milik kabupaten/ kota, provinsi, kementerian dan BUMN se-Indonesia.

''Komitmen ini juga bagian dari pelayanan Pemerintah Kota Semarang mulai lahir hingga meninggal bagi masyarakat,'' ungkap Hendi.

Disampaikannya, setiap ibu hamil, nifas dan bayi akan mendapatkan kunjungan pendampingan (homecare) oleh petugas surveilans kesehatan ibu dan anak (Gasurkes KIA).

Ini untuk mencegah kehamilan resiko tinggi. Data hasil survei kemudian akan dicatat melalui sistem berbasis android, yakni SiGaspol (Sistem Gasurkes Pelaporan Online).

Baca Juga: Konser Musik 4 Charity Bagi Anak Penderita Kanker, Terkumpul Dana 70 Juta

Inovasi Sanpiisan juga didukung pula oleh layanan Gerakan Pekerja Perempuan Sehat(Gepuk Pepes), Rawat Ibu Bersalin (Raisa) dan janji temu home care serta, konsultasi daring.

Sedangkan untuk stunting, warga diberikan makanan tambahan, vitamin, gizi dan upaya pencegahan lainnya.

Sebagai bagian edukasi, para ibu dan calon ibu juga dapat mengunduh Aplikasi Sayang Bunda melalui play store android yang memiliki fitur dan informasi yang bermanfaat bagi ibu dan keluarga.

Di antaranya, fitur go bumil untuk permintaan pendampingan oleh petugas kesehatan, kalender kehamilan, artikel kesehatan, request pendampingan, calling Ambulance Hebat, dan informasi layanan kesehatan di Kota Semarang.

Baca Juga: Tiga Destinasi Wisata Religi Semarang ini Cocok untuk Menambah Wawasan

Dengan berbagai program dan inovasi tersebut, hasilnya, angka kematian ibu dan anak di Kota Semarang mengalami penurunan yang cukup signifikan.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X