Antisipasi Bencana Alam, Bupati Semarang Minta Warga Waspada Cuaca Ekstrem

- Selasa, 9 November 2021 | 16:46 WIB
Ilustrasi cuaca ekstrem. (suaramerdeka.com / dok)
Ilustrasi cuaca ekstrem. (suaramerdeka.com / dok)

UNGARAN, suaramerdeka.com - Imbauan dan peringatan dini untuk waspada cuaca ekstrem kembali disampaikan Bupati Semarang, Ngesti Nugraha.

Kewaspadaan dan kesiapsiagaan tersebut diperlukan agar masyarakat terhindar dari bencana alam selama sepekan kedepan.

“Ada peringatan dini yang dikeluarkan BMKG tentang potensi terjadi cuaca ekstrem dampak La Nina yang akan melanda wilayah Indonesia. Yang perlu diwaspadai, tanah longsor, angin ribut, dan banjir,” kata Ngesti Nugraha, Selasa, 9 November 2021.

Baca Juga: Optimalkan Sosmed, BPS Ingin Data yang Disajikan Mudah Dipahami

Belum lama ini Pemkab Semarang telah menyerahkan bantuan sosial bencana alam di Gedung Dharma Satya Lantai II Kompleks Kantor Bupati Semarang.

Pada kesempatan itu, Bupati Ngesti Nugraha menyerahkan secara langsung bantuan sosial berupa uang tunai Rp 3 juta hingga Rp 10 juta bergantung tingkat ketusakan kepada 20 orang warga terdampak bencana dari Bancak, Bergas, Bawen, Bringin, dan Getasan.

“Bantuan kemarin merupakan bentuk perhatian Pemkab Semarang kepada warga yang sedang tertimpa musibah. Semoga dapat meringankan beban penderitaan warga terdampak,” ujarnya.

Baca Juga: Optimalkan Sosmed, BPS Ingin Data yang Disajikan Mudah Dipahami

Kalakhar BPBD Kabupaten Semarang, Heru Subroto menerangkan, pihaknya tengah menyiapkan Instruksi Bupati yang akan ditujukan kepada para camat dan kepala kelurahan/desa yang wilayahnya rawan terdampak bencana alam untuk siaga menghadapi cuaca ekstrem di musim penghujan tahun ini.

Data BPBD Kabupaten Semarang menyebutkan, beberapa kecamatan yang rawan bencana tanah longsor maupun angin ribut diantaranya Sumowono, Banyubiru, Pabelan, Bringin, Bandungan dan Bancak.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Nelayan Rawapening Dilindungi Asuransi

Kamis, 9 Desember 2021 | 17:26 WIB

Penggerak Kemandirian Ekonomi Perempuan Nelayan

Rabu, 8 Desember 2021 | 15:37 WIB

Nelayan Rawapening Dilindungi Asuransi

Selasa, 30 November 2021 | 21:46 WIB
X